Parah! Anak Diperkosa Ayah Kandung di Atas Tikar

0
Ilustrasi
SERUJAMBI.COM, Sengeti – Melati (14) harus menanggung derita. Gadis belia asal RT 11, Desa Talang Duku, Kecamatan Tanggo Rajo Muarojambi ini dipaksa harus merelakan keperawanannya kepada Sukirno (36) ayah kandungnya sendiri.

BACA JUGA : Bejat! Seorang Mahasiswi Diperkosa Teman Satu Posko KKN

Kejadian memilukan yang dialami Melati (nama samaran) terjadi pada tahun 2016 lalu. Dimana pada saat itu, Melati baru saja ingin menginjak bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Malam sebelum masuk sekolah, Sukirno mulai dirasuk setan setelah melihat tubuh Melati yang mulai menonjol dan menggiurkan nafsu birahinya.
Tanpa disadari Melati, Sukirno mulai mencari akal untuk bisa merenggut keperawanan sang anak. Hingga akhirnya, Melati masuk kamar dan tidur.
Momen itu langsung dimanfaatkan Sukirno. Tanpa grasa-grusu, pelaku mulai masuk dan perlahan meraba paha Melati.
Kaget, Melati lantas terbangun dan berusaha memberontak sentuhan lembut jari-jemari sang ayah. Sukirno yang merasa sudah kepalang basah dipergoki Melati, lantas dengan lantang menyuruh Melati membuka pakaian.
Tidak hanya berhenti di situ, pelaku juga langsung menikmati tubuh anaknya yang merupakan anak kandungnya sendiri di atas tikar tepat di bawah kasur tidur. Parahnya lagi, perbuatan serupa terjadi berulang-ulang selama dua tahun.
Tak hanya disitu, ayahnya memperkosa Melati sudah selama dua tahun lamanya tanpa ada yang mengetahui. Kemudian, pada 5 Oktober 2018 lalu, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari ayahnya masih memperkosa Melati diatas tikar plastik yang berada di dalam rumahnya.
Merasa tidak sanggup lagi, Melati akhirnya bercerita kepada kakeknya atas perlakuan ayahnya selama ini yang tidak diketahui siapa-siapa.
Kesal dengan ulah sang ayah, Melati akhirnya menceritakan kejadian yang ia alami selama dua tahun ke kakeknya. Mendengar cerita Melati, sang kakek langsung melaporkan ke Mapolres Muarojambi pada 7 Oktober lalu dan pelaku langsung ditangkap.
Kasat Reskrim Polres Muarojambi, AKP Afrito Marbaro Macan membenarkan adanya peristiwa pemerkosaan yang dialami Melati.
“Benar, pelakunya merupakan ayah kandung korban sendiri. Yang melapor ke Polres kakek korban,” katanya, Rabu (7/11/2018).
Kata Kasat, setelah mendapat laporan pihaknya langsung bergerak dan berhasil mengamankan pelaku.
“Karena pelaku dengan korban masih satu rumah, jadi kita tidak terlalu sulit menangkapnya.” terangnya.
Ditambahkan Afrito, bahwa ayah Melati ini juga sering melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya. Maka dari itu, ibu kandung Melati sering tidak berada di rumah. Jadi, Sukirno bisa seenaknya memperlakukan Melati selama dua tahun itu.
“Ayah dan ibu Melati ini sudah lama tidak akur. Karena ayah Melati sering melakukan KDRT. Baru 2 Minggu belakangan ini mereka pisah,” ujarnya.
Selain itu, lanjut kasat, barang bukti yang telah diamankan berupa satu lembar tikar plastik warna merah, untuk alas pelaku meniduri anaknya. Dan satu helai sarung yang digunakan pelaku saat melakukan persetubuhan.

BACA JUGA : Dituduh Zina dengan Pria Arab, SW Nekad Bakar Diri

“Sukirno terancam UU RI Nomor 23 tahun 2002 Perlindungan anak Juncto Pasal 64 KUHP dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun ditambah sepertiga, karena melakukan kepada anak kandung, maka ditambah menjadi 20 tahun kurungan penjara.(don)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: