Pasien BPJS Operasi Katarak Dibatasi

0
SERUJAMBI.COM, Jambi – BPJS Kesehatan per tanggal 23 Juli 2018, ternyata sudah membatasi pasien BPJS yang mau menjalani operasi katarak. Informasi ini didapat dari Klinik Mata Kambang, Sabtu (28/7/2018).
Yuli, salah seorang staf di klinik itu menyebut, BPJS bukannya tidak menanggung pasien operasi katarak. Melainkan, melakukan pembatasan kepada lembaga medis untuk pembiayaan operasi tersebut.
“Di kita (Klinik Mata Kambang, red), pasien BPJS untuk operasi katarak dibatasi 10 orang per bulan,” papar Yuli kepada Serujambi.com yang sore tadi konsultasi di klinik yang beralamat di Jalan Kol. Amir Hamzah No. 21-23 (Simp. IV Sipin) Jambi, itu.
Menurutnya, pembatasan pasien ini sudah berlaku sejak 23 Juli 2018 lalu. Semua rumah sakit maupun klinik-klinik, telah dibatasi penerimaan pasien operasi katarak. Sehingga, banyak pasien yang mengeluh.
“Kita juga kasihan sama pasien, tapi mau gimana lagi, aturan pembatasan itu langsung dikeluarkan oleh BPJS,” tambahnya.
Untuk diketahui, jika tanpa ditanggung BPJS, operasi katarak di klinik ini biayanya lumayan besar. Mulai dari Rp 8 juta hingga Rp 11 juta per sekali operasi. Itu belum termasuk biaya pemeriksaan pra operasi.
Tetapi, akan jadi gratis jika BPJS menanggung operasi itu. “Kalau pasien BPJS biasanya paket yang Rp 8 juta,” jelasnya, lagi.
Nurlis, pasien BPJS yang berobat kemarin sore mengaku kebijakan BPJS ini sangat memberatkan anggotanya. Apalagi, katarak adalah penyakit yang tidak bisa diobati kecuali lewat jalan operasi.
“Kalau ada obatnya sih, enak. Ini kan harus operasi, tak ada pilihan lain. BPJS harus dipertanyakan nih, kenapa kok makin lama makin berkurang layanannya,” keluh warga Simpang Rimbo, ini.(nas)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: