Pasutri dan Empat Pengedar Sabu Diringkus Selama Operasi Antik

0

SERUJAMBI.COM, Muarabulian- Selama operasi Antik Siginjai 2018, Polres Batanghari berhasil menciduk empat pengedar sabu termasuk dua lainnya yakni pasangan suami istri (pasutri).

Diketahui, tiga tersangka yang berhasil diciduk merupakan target operasi (TO) pihak Satresnarkoba Polres Batanghari. Adapun tersangka antara lain Edi Aryanto alias Edi Cendol warga Desa Simpang Rantau Gedang, Kecamatan Mersam, Yuliana alias Yuli warga Desa Sungai Lingkar, Kecamatan Marosebo Ulu.

Kemudian, Perdi warga Kelurahan Pasar Muara Tembesi, Ade Putra warga Desa Sungai Puar, Kecamatan Mersam. Tak hanya itu, petugas juga turut mengamankan sepasang suami istri yang diamankan kedapatan menyimpan sabu yakni Ade Candra dan Nia Andriani warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi.

Wakapolres Batanghari Kompol Singgih yang didampingi oleh Kasat Narkoba Iptu Azwar Nasution serta Kbo Ipda Chandra mengatakan,  penagkapan para tersangka selain menjadi target operasi juga berdasarkan informasi masyarakat. Apalagi, kata dia, sepasang suami istri tersebut, kerap mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

“Total barang bukti ada sekitar lebih kurang 1,28 gram jenis sabu. Untuk yang suami istri itu diamankan petugas saat sedang tidur,” kata Waka Polres Batanghari, Kompol Singgih Hermawan.

Lanjutnya, saat penangkapan, polisi menggeledah rumah suami istri tersebut dan mendapati 1 paket kecil sabu di celana dalam anak dan 1 paket lainnya di dalam selipan lobang rak baju anak.

“Mereka berdua adalah pemakai, sekaligus pengedar,” tambahnya.

Tegasnya, atas perbuatan para tersangka nantinya akan dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal lima tahun dan maksimal seumur hidup.

Sementara itu, Ade Candra mengaku mendapatkan barang haram sabu daribdaerah Muara Ketalo, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun. Kata dia, barang haram itu dibeli dengan harga Rp 650 ribu. Dirinya pun menampik jika menyuruh sang istri untuk ikut mengkonsumsi sabu.

“Baru sebulan lah pak makai, udah dua kali beli. Sayo yang langsung ke sana ambil barang. Dak ado sayo suruh, sama-sama mau lah kami,” pungkasnya.(riz)

Loading Facebook Comments ...
loading...