Pedagang Mogok, Harga Ayam Tembus Rp 45.000

0
Ilustrasi Daging Ayam. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, Jambi -Pedagang ikan dan daging di Pasar Angso Duo mengancam akan melakukan mogok berjualan hingga batas yang belum ditentukan.
Hal ini disampaikan oleh para pedagang khususnya ikan dan daging. Sebab, mereka mengaku merugi karena baru boleh berjualan pukul 05.00 WIB. Sedangkan pedagang daging, mengeluh dengan aturan baru tersebut. Karena biasanya, daging yang datang dari rumah potong hewan pukul 12.00 WIB hingga 01.00 WIB dan dibawa langsung ke pasar Angso Duo.
“Saat ini jika menunggu pukul 05.00 baru boleh masuk, daging sudah tidak segar dan masam. Jumlah pembeli juga berkurang. Kerugian kita juga hingga jutaan rupiah. Kalau baru boleh berjualan pukul 05.00 WIB, siapa lagi yang mau beli,” ungkap Candra, Ketua Pengurus Pedagang di Pasar Angso Duo.
Pengakuan Chandra, sudah seminggu ini pedagang kios ikan dan daging tak beraktivitas. Pedagang hanya duduk dan berkerumum. Sebagian ada yang membicarakan aksi selanjutnya yang akan mereka lakukan. Ada juga beberapa spanduk bentuk protes.
“Kalau kerugian jangan ditanya lagi. Sudah sangat besar. Seharusnya, khusus untuk ikan dan daging tidak diperlakukan peraturan tersebut. Kita akan terus melakukan aksi sampai ada keputusan baru dari pemerintah. Kalau tidak, kita akan bawa ini ke ranah hukum,” tegasnya.
Sementara, Usman, pedagang ayam di Pasar Angso Duo mengatakan, sudah 3 hari ini ia tidak berjualan ayam. Untuk yang berjualan, harga daging ayam dijual mencapai Rp 45 ribu per kilogramnya. “Kami cuma ingin, khusus untuk pedagang ikan dan daging ini bisa berjualan seperti biasa. Jangan disamakan dengan pedagang yang di luar yang memang membuat macet jalan. Kami minta pertimbangan pemerintah,” ujarnya.
Dipastikannya bahwa pedagang akan terus melakukan mogok jualan, hingga ada keputusan dari pemerintah. “Anggota dewan kalau sudah kayak gini tidak ada yang perhatian. Bahkan mereka tidak pernah satu pun ke sini, mendengar apa aspirasi kita,” ujarnya.
Sebelumnya, Disperindag dan Komisi II DPRD Kota Jambi sudah menggelar rapat terkait tuntutan para pedagang ikan dan daging ini. Namun dari hasil rapat memutuskan bahwa semua pedagang tetap harus berjualan mulai pukul 05.00 WIB.(clp)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: