Pemkot Jambi Dukung Eksistensi Pasar Tradisional di Tengah Masyarakat

0
SERUJAMBI.COM, Jambi – Pasar tradisional sebagai salah satu sektor penggerak ekonomi masyarakat, senantiasa mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Kota Jambi.
Perhatian Pemkot Jambi itu, tidak hanya dalam bentuk pembangunan pasar beserta fasilitas dan utilitasnya, namun juga dalam bentuk dukungan penuh kepada masyarakat yang secara swadaya membangun pasar tradisional di lingkungannya.
Hal tersebut tampak nyata saat Sekretaris Daerah Kota Jambi Ir. H. Budidaya, M. For. Sc. meresmikan pasar tradisional Wajo yang berlokasi di Kelurahan Eka Jaya, Minggu pagi (5/8). Pasar yang didirikan secara swadaya oleh masyarakat tersebut, ditujukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan hadirnya pasar tradisional dilingkungan Kelurahan Eka Jaya dan Kecamatan Paal Merah pada umumnya.
Turut hadir mendampingi Sekda Kota Jambi, Kadis Disperindag Kota Jambi Komari, Kasat Pol PP Kota Jambi H. Yan Ismar, Camat Paal Merah beserta unsur Forkompimcam Paal Merah, RT serta tokoh masyarakat Paal Merah.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Sekda Budidaya. Pada kesempatan itu, Budidaya juga meninjau lapak dan fasilitas pasar tersebut. Pasar tradisional Wajo merupakan pasar yang dibangun diatas tanah salah satu warga. Pasar tersebut menyediakan 72 unit lapak. Pasar ini juga akan menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga dan komoditas lainnya.
Dalam sambutannya, Budidaya menyampaikan harapannya terkait hadirnya Pasar Wajo dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan turut menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Pemkot sangat serius mempertahankan eksistensi pasar tradisional ditengah masyarakat. Selain bangun beberapa pasar baru, pembenahan dan penambahan fasilitas dan utilitas yang representatif juga dipenuhi sesuai dengan perkembangan dan dinamika masyarakat. Tujuannya adalah untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, serta menciptakan multiplier efek bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Semoga dengan hadirnya Pasar Wajo, turut membantu mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” harap Budidaya.
Sekda Kota Jambi itu juga berharap agar pasar tersebut dikelola dengan baik, memperhatikan aspek ketertiban, kebersihan dan kenyamanan bagi masyarakat.
“Kami berharap pasar ini dikelola dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat secara terjangkau dan nyaman. Kami harap kebersihan dan ketertiban pasar senantiasa selalu dijaga, jangan sampai menimbulkan kemacetan lalu lintas dan kesan kumuh,” pungkasnya.
Berbagai program ekonomi kerakyatan senantiasa digulirkan dan diimplementasikan secara nyata oleh jajaran Pemerintah Kota Jambi dibawah kepemimpinan H. Syarif Fasha. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis masyarakat.
Oleh karena itu tidak salah jika pasar tradisional di Kota Jambi mendapatkan prioritas. Selama kurun waktu 5 tahun ini saja, pengembangan pasar tradisional modern dilakukan secara massif dan terdistribusi diseluruh wilayah Kota Jambi. Sebut saja pembangunan Pasar Aur Duri, Talang Banjar, Pasar Olak Kemang, dan Pasar Induk Grosir Talang Gulo.
Tidak hanya itu, revitalisasi pasar juga dilakukan dibeberapa pasar yang ada, seperti Pasar TAC, Pasar Handil, Pasar Kasang. Bahkan Pemkot telah ambil langkah strategis memperhatikan pasar tradisional dengan melobi pemerintah pusat untuk menggelontorkan dana revitalisasi oasar tradisional di Kota Jambi. (*/edz)
Loading Facebook Comments ...
loading...