Pengakuan Pasutri Bandar Sabu yang Ditangkap BNN Jambi ini Asli Bikin Geram

0
SERUJAMBI.COM – Pasangan suami istri yakni Rudi (42) dan istrinya Nisa (36) yang ditangkap karena membawa satu kilogram sabu di Jalan Lintas Timur Kilometer 50 mengaku biasanya membawa sabu dalam jumlah besar.
Barang bukti sabu yang disita BNN itu adalah jumlah paling kecil yang pernah mereka edarkan, karena biasanya mereka membawa barang haram itu diatas 1 kilo.
Wilayah peredaran sabu oleh Pasutri itu adalah Sarolangun, Merangin, Bungo, Sumatra Selatan, Medan dan Riau.
“Pengakuan kedua tersangka sudah 12 kali melakukan pengedaran sabu dengan berat di atas 1 kilogram,” kata Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol Heru Pranoto Heru dalam keterangan tertulis, dilansir dari laman Inilahjambi.com (media patner Serujambi.com), Jumat.
Menurut Heru, pasutri tersebut merupakan target operasi. Pasangan suami istri itu ditengarai sebagai bandar narkoba antar provinsi.
Heru menjelaskan, dalam menjalankan aksinya kedua tersangka tersebut membawa sabu dari Malaysia melalui jalur laut dengan rute Malaysia kemudian masuk ke Batam , Riau lalu ke Jambi masuk lewat wilayah Kabupaten Bungo dan menyebarkan ke sejumlah wilayah.
“Penangkapan sabu ini dapat menyelamatkan lebih kurang 10 ribu manusia terutama generasi muda Indonesia,” kata Heru.
Kini, pasangan suami istri pembawa banrang haram itu harus mendekam di sel tahanan BNNP Jambi. (fok)
Loading Facebook Comments ...
loading...