Penyakit yang Serang Siswi Sarolangun Bukan Dampak Vaksin MR, Bupati Cabut Penghentian Vaksinasi

0
SERUJAMBI.COM, Jambi – Warga Sarolangun sempat dihebokan dengan penyakit Afifah siswi SD di Kecamatan Air Hitam yang sekujur tubuhnya berlumur cacar air yang diduga usai menggunakan Vaksin Rubella belum lama ini.
Dilansir dari laman Inilahjambi.com (media partner Serujambi.com), kondisi itu selain membuat heboh, pelaksanaan Vaksin Rubella sempat juga dihentikan sementara melalui intruksi Bupati Cek Endra, menjelang adanya bukti pasti hasil Labor dari pihak rumah sakit RSUD Raden Mattaher dan Dinkes Provinsi Jambi tempat anak itu di rawat.
Namun, tidak lama berselang akhirnya pihak Dinas Kesehatan Sarolangun mendapatkan hasil laboratorium dari Dinkes Provinsi Jambi. Jika Afifah bukanlah korban vaksin MR, melainkan terserang penyakit kulit.
Hal itu dikatakan langsung oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Sarolangun, Adnan, sempat khawatir dengan keputusan Bupati Cek Endra yang menghentikan sementara vaksin rubella, namun akhirnya dia mengaku lega dengan keluarnya hasil uji labor.
“Berdasarkan keterangan dokter spesialis yang menangani Afifah, penyakit yang diderita Afifah bukanlah disebabkan oleh vaksin rubella, melainkan Afifah menderita penyakit necralisyst epidermal toxid atau penyakit kulit,” kata Adnan.
Untuk itu, kata Adnan, Bupati Sarolangun melalui Dinas Kesehatan Sarolangun menarik kembali penundaan vaksin rubella dan pemberian vaksin kembali untuk dilanjutkan.
“Orang tua di Kabupaten Sarolangun jangan merasa ragu lagi dengan imunisasi rubella, sebab kejadian yang menimpa Afifah bukanlah disebabkan imunisasi MR, melainkan penyakit kulit yang pernah diderita Afifah ,” Katanya. (fok)
Loading Facebook Comments ...
loading...