Penyaluran Dana Desa di Barut Capai 37,16 Persen

0
Ilustrasi Dana Desa. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM – Penyaluran alokasi dana desa dan dana desa tahap pertama 2018 di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mencapai total Rp49,6 miliar atau 37,16 persen dari pagu Rp133,7 miliar.
“Penyaluran alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD) diberikan kepada 93 desa tersebar di sembilan kecamatan Kabupaten Barito Utara,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan dan Masyarakat Desa Kabupaten Barito Utara Eveready Noor di Muara Teweh, Kalteng, Jumat.
Menurut dia, rincian penyaluran Rp49,6 miliar tersebut adalah realisasi ADD tahap pertama sebesar 60 persen, yang bersumber dari APBD kabupaten, mencapai sebanyak Rp34,4 miliar dari pagu Rp57,3 miliar dan DD tahap pertama 20 persen dari APBN sebesar Rp15,2 miliar dari pagu Rp76,3 miliar.
Penyaluran ADD tahap kedua nanti, lanjutnya, adalah sisanya 40 persen sedangkan, DD akan disalurkan dalam dua tahap masing-masing 40 persen.
Syarat untuk pencairan dana desa adalah pemerintah desa harus membuat RPJMDes, RKPDes, dan APBDes yang disertai dengan perdes.
“Dalam pelaksanaan kegiatan penggunaan ADD dan DD, semua kepala desa diminta serius untuk melaksanakan sesuai dengan tahapan-tahapan penyaluran dana,” katanya.
Eveready mengatakan pada 14 Mei 2018 semua kepala desa sudah melakukan penandatanganan pakta integritas untuk melaksanakan tugas dan fungsi sebagai kepala desa.
“Mereka berkomitmen tidak melakukan praktek KKN serta memegang teguh komitmen bahwa transparansi dalam pengelolaan alokasi dana desa dan dana desa akan diterapkan dalam seluruh kegiatan sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku,” kata dia.
Dia mengatakan pagu dana ADD dan DD yang diterima masing-masing desa sesuai dengan Peraturan Bupati Barito Utara yang telah dimasukan ke APBDes.
Selanjutnya desa merinci kegunaan yang disesuaikan kebutuhan desa itu sendiri serta wajib melampirkan rencana anggaran biaya rinci dan gambar.
“Untuk pendampingan dan pembinaan desa tidak hanya dilakukan oleh Dinas Sosial PMD dan kecamatan saja. Namun juga ada keterlibatan dari rekan pendamping desa dari berbagai tingkatan (tenaga ahli atau tenaga pendamping desa dan pendamping lokal desa),” ujarnya.(fok/ant)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: