Pertahankan Adipura, Sarolangun Butuh Inovasi

0
Cek Endra. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, Sarolangun – Target untuk meraih kembali Adipura untuk Kota Sarolangun tahun 2018 ini membawa beban tersediri bagi Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Pasalnya, harus ada perbaikan titik pantau penilaian. Agar nanti saat tim penilai datang, ada kenaikan skor yang signifikan.
Bupati Sarolangun, Cek Endra,   kemarin (21/01/2017), mengatakan bahwa Sarolangun butuh skor nilai yang lebih tinggi dari sebelumnya, agar bisa kembali meraih adipura.  “Kita sudah empat kali raih Adipura,  satu kali piagam Adipura. Jadi totalnya sudah lima kali,  maka dari itu akan lebih berat dari sebelumnya,” kata Cek Endra.
Maka dari itu, kata Cek Endra,  butuh perjuangan yang lebih keras lagi agar skor penilaian Adipura bisa melonjak tanjam. “Kuncinya adalah perbaikan titik pantau penilaian,  mulai dari Ruang Terbuka Hijau (RTH),  pengelolaan sampah rumah tangga,  pengelolaan sampah dan limbah rumah sakit,  puskemas, sekolah adiwiyata dan unsur penilaian lainya,” ujarnya.
Maka dari itu, kata Cek Endra, butuh kerja keras dan kerjasama semua steakholder yang terkait,  bukan saja pemerintah akan tetapi juga dari masyarakat.  “Saya berharap,  saat penilaian nanti sudah ada perubahan,”ujarnya.
Terkait ini,  Kepala Dinas LHK Kabupaten Sarolangun, Deshendri, dikonfirmasi mengakui jika perjuangan untuk kembali meraih Adipura bukan perkara ringan.  “Tapi berat bukan berarti tidak mungkin,  jika semua bekerjasama, maka yang sulit akan terasa mudah,” ujarnya.
Terkait peluang kembali meraih Adipura,  Deshendri,  mengatakan bahwa peluang masih terbuka lebar,  syaratnya ada perbaikan terhadap semua unsur penilaian. “Karena ini target Bupati,  maka kami akan koordinasi lintas instansi yang terkait,  intinya kita masih sangat optomis,” ujarnya. (uis/clp) 
Loading Facebook Comments ...
loading...