Polisi Dikeroyok Massa, Tiga Orang Diamankan

0
Pelaku
Pelaku yang diduga menghalangi-halangi petugas saat melakukan penangkapan.
SERUJAMBI.COM, Muarabulian РInsiden buruk menimpa tim Satres Narkoba Polres Batanghari saat melakukan penangkapan di RT 04, Desa Teluk, Pemayung, Batanghari, pada Rabu (4/4/2018) kemarin. Saat itu tim yang terdiri dari tujuh personel ini dikepung warga saat mengamankan P (32) yang merupakan bandar narkoba.
Dari insiden ini, Polres Batanghari mengamankan 3 orang warga yang diduga pelaku pengeroyokan dan menghalang-halangi tugas Kepolisian.
Dari informasi yang didapat, pada hari Rabu (4/4/2018) anggota Sat Narkoba Polres Batanghari melakukan penangkapan tersangka P (32) yang merupakan TO Satres Narkoba. Namun, setelah berhasil melakukan penangkapan tiba-tiba anggota Satres Narkoba didatangi oleh masyarakat yang berusaha untuk melepaskan tersangka dan melakukan penganiayaan terhadap anggota Satres Narkoba.
BACA JUGA: Amankan Pelaku Narkoba, Buser di Batanghari Dikepung Warga
Akibatnya, kaerna terdesak oleh kepungan masyarakat anggota terpaksa meninggalkan TKP tanpa membawa bandar yang sudah diamankan.
Setelah berhasil keluar dari TKP, sekira pukul 01.00 WIB anggota Sat Reskrim Polres Batanghari melakukan penyelidikan dan kembali ke TKP untuk melakukan penangkapan terhadap para pelaku pengeroyokan di Desa Teluk, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Batanghari AKBP Ade Rahmat Idnal kepada sejumlah awak media saat melakukan Jumpa Pers Kamis (5/4/2018).
“Iya, selain mengamankan 38 paket sabu, kita juga mengamankan 3 orang pelaku diduga pelaku pengeroyokan terhadap polisi atau menghalangi tugas Polisi seperti tertera dalam pasal 170 jo 351 sub Pasal 221 ayat (1) ke 1 sub Pasal 216 ayat 1 KUHPidana,” kata Kapolres Batanghari AKBP Ade Rahmat Idnal.
Dikatakannya, ketiga pelaku yang diamankan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor :
LP / B – 42 / IV / 2018/ Jambi / Res Bt Hari tanggal 04 April 2018.
” Ketiga pelaku yang diduga provokasi dan pengeroyokan tersebut berinisial KHS (45), AR (47), KEI (27),” ungkapnya.
Dikatakannya pula, hal tersebut perlu dilakukan agar kedepannya kejadian seperti ini tidak terulang lagi saat petugas dilapangan ingin melakukan penangkapan.
“Untuk itu kita menghimbau kepada tokoh masyarakat sekitar untuk menjaga lingkunga dari Narkoba,” terangnya.
“Selain itu, kita juga tetap melakukan pengerjaran terhadap tersangka P (32) yang keberadaannya sudah kita ketahui,” pungkasnya.(riz)
Loading Facebook Comments ...
loading...