Polisi Ringkus Tersangka Pemerasan Pengurusan Sertifikat Tanah

0
Ilustrasi oknum tersangka. (ist)
SERUJAMBI.COM – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengamankan tiga kepala dusun tersangka pemerasan pengurusan sertifikat tanah di Desa Telaga Jernih Kecamatan Secanggang.

“Kita sudah amankan sekarang sedang diperiksa intensif di Mapolres Langkat,” kata Kepala Kepolisian Resor Langkat AKBP Dede Rojudin melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Firdaus, di Stabat, Selasa.

Tiga tersangka yang diringkus polisi itu berinisial SUM (40), SW (34), ARI (42) ketiganya merupakan kepala dusun di Telaga Jernih Kecamatan Secanggang berdasarkan pengaduan korban Heriadi (38) warga Dusun N Desa Telaga Jernih kepada polisi, katanya.

Firdaus menjelaskan sekitar Agustus 2017 dilaksanakan perwiritan warga disana usai itu salah seoranng kepala dusun berinitial SUM, memberitahukan kepada warga adanya kegiatan pensertifikatan surat tanah dengan persyaratan memiliki alas hak.

Kemudian di bulan September 2017 kepala dusun lainnya berinitial ARI mendatangi rumah pelapor atau korban dan meminta uang Rp850.000 untuk penguruan sertifikat tanah. Pada bulan November 2017 Presiden Republik Indonesia mengunjungi Kabupaten Langkat menyatakan pengurusan sertifikat tanah gratis.

Namun ketiganya memaksa warga Desa Telagah Jernih Kecamatan Secanggang dengan ucapan jika tidak membayar maka penguruan sertifikat dibatalkan atau tidak dilanjutkan atau dikembalikan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Langkat.

Akibat kejadian tersebut korban Hariadi merasa resah dan ketakutan dan membuat pengaduan ke Mapolres Langkat sehingga penyidik mengeluarkan surat perintah penangkapan dan ketiganya dipersangkakan dengan pasal 368 KUHP.

Berbagai barang bukti juga ditemukan petugas adanya surat pernyataan keberatan warga Desa Telagah Jernih, delapan lembar tanda terima uang, tiga lembar pernyataan tidak keberatan yang bersetempel pemerintahan desa Telaga Jernih yang diduga ditandatangani oleh oknum Kepala Desa setempat.

Polisi juga sudah memeriksa beberapa orang saksi diantaranya Heriadi, Asran, Sukidi, Sabari, Karyadi, Tatik, Nurhasanah, Pardi, Rudi Andika, Ribut Rusdi, M Yasa, Suliyem kesemuanya warga Desa Telagah Jernih Kecamatan Secanggang dan Sucipto dari BPN Langkat, ujarnya.(fok/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: