Polres Keluarkan 176 Tilang Selama Operasi Keselamatan

0
Polisi saat menggelar razia. (ANT/SERUJAMBI)
SERUJAMBI.COM – Kepolisian Resor Agam, Sumatera Barat mengeluarkan 176 lembar surat tilang selama 19 hari pelaksanaan Operasi Keselamatan Singgalang yang digelar dari 5-24 Maret 2018.
Kapolres Agam, AKBP Ferry Suwandi didampingi Kasat Lantas Polres setempat, AKP Syafrizal Nanin di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan surat tilang ini diberikan kepada pengendara yang menyalahi aturan lalu lintas seperti tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, dan lainnya.
“Anggota Satlantas Polres Agam juga menegur 568 pengendara agar menghidupkan lampu kendaraan pada siang hari, memasang tali helm dan lainnya,” jelasnya.
Ia menyebutkan operasi ini lebih banyak melakukan upaya pencegahan sebanyak 40 persen, teguran 40 persen dan penindakan 20 persen.
“Selagi bisa diingatkan, anggota akan mengingatkan mereka. Apabila sudah melanggar aturan yang bisa berisiko terhadap keselamatan mereka dan orang lain, maka akan ditilang,” katanya.
Saat operasi, Polres Agam juga memasang baliho, spanduk, selebaran, membagikan helm SNI, mengimbau agar pengendara mematuhi aturan berlalu lintas menggunakan mobil penerangan Polres setempat dan lainnya.
Operasi Keselamatan Singgalang ini bertujuan untuk mengurangi kasus kecelakaan di wilayah hukum Polres setempat. Pada operasi ini, jumlah kecelakaan sebanyak enam kasus, meninggal dunia satu orang, luka ringan 13 orang.
Satu korban meninggal dunia itu atas nama Toni (18) warga Padang Kajai, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung.
“Korban meninggal dunia akibat luka bakar setelah mobil yang dikendarainya jenis Suzuki Cary dengan nomor polisi BA 1931 TC, bertabrakan dengan Mitsubishi Cold Diesel dengan nomor polisi BA 9263 EF dikendarai Muhammad Rikiyal Khairi (32),” jelasnya.
Selama Januari sampai 24 Maret 2018, sebanyak 46 kasus kecelakaan, meninggal dunia tujuh orang, luka berat satu orang dan luka ringan 55 orang. Sementara pada 2017 sebanyak 196 kasus kecelakaan, meninggal dunia 25 orang, luka berat 20 orang, luka ringan 271 orang.
Pada 2016 sebanyak 180 kasus, meninggal dunia 26 orang, luka berat 12 orang, luka ringan 277 orang. “Kita berharap pada tahun ini kasus kecelakaan ini berkurang di daerah itu,” katanya.(fok/ant)
Loading Facebook Comments ...
loading...