Prabowo Campakkan Monadi

0
Ilustrasi
Ilustrasi (Anung W/Seru Jambi)
SERUJAMBI.COM, Jambi – H Prabowo Subianto Ketua Umum Gerindra secara mendadak mengubah arah perahu partainya untuk Pilkada Kerinci. Dia mencampakkan Monadi. Mantan Danjen Kopassus ini memberikan dukungannya kepada kandidat Kerinci Hilir Zainal Abidin dan wakilnya Arsal Apri. Padahal, pada akhir pekan kemarin, Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) secara resmi memberikan dukungan kepada Monadi dan wakilnya Murasman.
Sontak, keputusan Gerindra di hari terakhir pendaftaran pasangan calon yang dibuka oleh KPU membuat masyarakat Kerinci heboh. Apalagi, surat keputusan pencabutan dukungan Partai Gerindra kepada Monadi-Edison dengan nomor 01-637/KPTS/B.IKWK/DPP Gerindra/2018, tertanggal 9 Januari 2018 beredar di media sosial jejaring Facebook. Surat ini ditanda tangani langsung oleh H Prabowo Subianto di atas materai Rp6000. Juga turut membubuhkan tanda tangan Sekjend DPP Gerindra H Ahmad Muzani.
Dengan beralihnya arah dukungan ini, membuat pertarungan di Pilkada Kerinci semakin seru, karena yang tadinya head to head, antara Petahana Adi Rozal-Ami Taher dengan Monadi-Edison, mereka adalah sama-sama kandidat dari Kerinci Mudik. Kini, muncul kandidat Kerinci Hilir Zainal-Arsal.
Peniliti Indo Barometer Hadi Suprapto Rusli menilai, dengan majunya Zainal-Arsal bisa menjadi kuda hitam di Pilkada Kerinci, pasalnya, Zainal dapat leluasa menguasai suara di Kerinci bagian Hilir yang merupakan basis utamanya.
“Sementara, Adi Rozal dan Monadi harus bertarung dulu di basis mereka Kerinci Mudik, karena kedua orang ini sama-sama dari mudik, suara mudik terbelah,” ungkap Hadi, saat dibincangi Seru Jambi, Rabu (10/1/2018).
Hadi mengatakan, apabila Zainal mampu mengkonsolidir kekuatan dan komunikasi dan strategi yang tepat, maka Zainal menjadi sangat kuat.
“Tapi kerja keras harus tetap dilakukan Zainal, karena problemnya masih di tingkat kesukaan, tingkat popularitas cukup bisa bersaing dengan kandidat lain,” ujar Hadi.
Begitu juga dengan wakilnya Zainal Arsal Apri juga begitu, kata Hadi dia harus lebih ekstra kerja keras, karena namanya baru muncul di menit terakhir pendaftaran. “Praktis harus bisa membantu mendongkrak elektabilitas dari Zainal,” jelas Hadi.
Tapi ada keuntungan yang diperoleh Zainal menggaet Arsal, selain dukungan Gerindra, Arsal juga dinilai bisa meraup suara di Kerinci Bagian Tengah, karena Arsal berasal dari Desa Koto Payang, Kecamatan Depati VII, Kerinci Tengah.
“Ini strategi yang apik, di saat Kerinci Mudik terbelah, Zainal dan Arsal membangun kekuatan di hilir dan tengah,” pungkasnya.
Terpisah, salah satu anggota tim 7 Jafni Nawawi menyambut positif majunya kandidat dari Kerinci Hilir. Kata dia mensyukuri atas adanya keterwakilan Kerinci hilir pada pilkada 2018 ini, kini tugasnya telah selesai dan akan di serahkan ke Tokoh 9 untuk membulatkan suara Kerinci Hilir mendukung putra terbaik nya.
Surat keputusan Gerindra di Pilkada Kerinci
Surat keputusan Gerindra di Pilkada Kerinci
“Tugas kita sudah selesai memunculkan kandidat dari hilir,” ujarnya.
Sedangkan, Tafyani Kasim salah satu yang di gadang- gadang bakal mewakili Kerinci Hilir pada menyampaikan bahwa dirinya akan mendukung penuh Zainal-Arsal, sesuai dengan fakta integritas yang telah dibuat. “Kita tidak akan lari dari fakta integritas, yang jelas kita juga akan dukung putra terbaik Kerinci Hilir,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Kerinci H Amirrudiin terpantau ikut mengantar Monadi-Edison melakukan pendaftaran pasangan calon, di KPU Kerinci. Kepada Seru Jambi, saat ditanya soal penarikan dukungan Gerindra ini, Amir mengatakan bahwa sampai saat ini dirinya belum memdapatkan surat dari DPP Gerindra atas peralihan dukungan tersebut.
“Kita hari ini tetap dukung Monadi dan Edison, terkait adanya penarikan dukungan kita tidak mengetahuinya, tidak ada pemberitahuan dari DPW maupun DPP Gerindra,” ujarnya.
Menurutnya, jika memang benar adanya dukungan dari DPP Gerindra mengarah ke yang lain seperti beredar di media sosial. Dia sebagai kader partai siap untuk mengikuti perintah dari DPP tersebut.
“Kita Gerindra adalah partai central, jadi kita siap ikuti komando dari DPP, jika itu memang benar, kita akan menarik langsung dukungannya,” jelas Amir.
Sikap Amir ini mendapat reaksi keras dari Arsal Apri. Dia mengatakan sudah melakukan pengecekan sistem online di KPU Kerinci, ternyata memang benar dukungan Gerindra jatuh kepada dirinya dan Zainal Abidin. Namun, ketua DPC Gerindra malah tak bisa ditemui bahkan dihubungi.
“Kita sudah mencari ketua DPC (Gerindra, sampai sekarang belum juga bisa dihubungi, sampai nomor hpnya tidak aktif,” cetus Arsal, kepada Seru Jambi, saat ditemui di Kantor KPUD Kerinci.
Dengan sikap ketua DPC Gerindra tersebut, kata Arsal, dia akan melaporkan ke DPP Gerindra.
“Jam 4 sore ini jika tidak bisa dihubungi kita akan akan berkoordinasi dengan pusat, apakah dibekukan atau bagaimana, kita lihat nanti,” ungkapnya.
Jika tidak diindahkan juga, sambung mantan Kopassus ini, pastinya DPP Gerindra akan memberikan tindakan tegas bagi kadernya yang tidak mengikuti perintah partai. “Partai kita tentu sangat tegas kepada kadernya,” tutur Arsal.
Sedangkan Monadi enggan berkomentar, dia beralasan urusan partai diserahkan kepada pimpinan partai Gerindra. “Masalah itu kita tidak mau ikut campur, kita serahkan ke pimpinan Gerindra sendiri,” ujar Monadi.
Monadi menambahkan, tidak mau ikut campur soal internal partai, sebab sampai saat ini dirinya masih didukung oleh Partai Gerindra.
“Sampai saat ini kita masih didukung Gerindra, belum ada surat yang turun dari Partai Gerindra terkait penarikan dukungan tersebut,” pungkasnya.(rzi/hry)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: