Premanisme dan Miras Masih Marak di Tanjab Barat

0
Sinaga
Kapolres Tanjab Barat, AKBP A.D.G Sinaga
SERUJAMBI.COM, Kualatungkal – Kasus premanisme ternyata masih kerap terjadi di Tanjab Barat. Bahkan kasus ini termasuk yang tertinggi setelah kasus minuman keras. Maraknya kasus premanisme ini terkuak, setelah Polres Tanjab Barat menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 1 Siginjai 2018.
Dari operasi tersebut, terungkap 49 kasus premanisme, 58 kasus miras,1 kasus prostitusi, 2 kasus Judi dan 1 kasus petasan. Semua kasus tersebut terjaring selama operasi tahun 2018 ini.
Kapolres Tanjab Barat, AKBP A.D.G Sinaga, melalui Kabag OPS, Kompol R.P Nainggolan, mengatakan, selama operasi, tim berhasil mengungkap 111 kasus. Operasi ini dilakukan selama satu bulan, yaitu pada bulan Maret lalu. Seluruh personil dari polres dan Polsek dilibatkan untuk operasi tersebut.
“Dari 111 kasus, kasus premanisme dan Miras yang paling vangak,” ungkapnya Rabu (2/5/2018).
Dari operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan 430 botol miras berbagai merk, 1.466 liter ruak dan 200 butir petasan. Sedangkan untuk pelakunya, berhasil diamankan 152 orang, yang terdiri dari 147 laki-laki dan 5 orang perempuan.
Untuk para pelaku yang terjaring operasi pekat, kebanyakan diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Namun ada juga yang diproses secara hukum.
“Barang bukti kita amankan, tapi untuk pelaku ada yang diproses dan ada yang hanya diminta membuat surat pernyataan, tergantung kasusnya,” jelasnya. (iis)
Loading Facebook Comments ...
loading...