Proyek Pipanisasi Tanjabbar 2018, Ini Tiga Perusahaan Pemenang-nya

Kejati Jambi Lanjutkan Pengusutan Kasus Pipanisasi Tanjabbar 2009-2010

0
Ilustrasi Korupsi. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, Kualatungkal – Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi melanjutkan pengusutan kasus pengerjaan pipanisasi air bersih Tanjung Jabung Barat tahun 2009-2010. Bahkan, kasus yang sudah menyeret beberapa pejabat Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tanjabbar ini, mulai menemui titik terang.

BACA JUGA: Soal Kasus Pipanisasi Tanjabbar, Kadis PU “Jual” Kejati

Sementara, saat ini di Dinas PU Tanjabbar kembali dianggarkan pipanisasi air bersih yang didanai APBD Tanjabbar tahun 2018. Tak tanggung-tanggung, pekerjaan air bersih yang dipecah menjadi tiga paket itu, nilainya lumayan besar.
Dari data LPSE Tanjabbar, lewat situs resminya http://lpse.tanjabbarkab.go.id, diketahui lelang sudah selesai. Tiga pemenang sudah harus mengerjakan proyek ini sejak tanggal pengumuman pemenang lelang ditetapkan.
Masih data dari situs LPSE Tanjabbar, paket air bersih dipecah menjadi tiga. Yakni, Revitalisasi Pipa Air Bersih Tebing Tinggi dengan HPS Rp 32,648 miliar, pemenang PT Tirta Sarana Mulia Technology (penawaran Rp 31,188 M). Pada paket ini, dari 55 peserta lelang, hanya satu perusahaan yang memenuhi administrasi teknis, yakni pemenang itu sendiri, PT Tirta Sarana Mulia Technology.
Berikutnya, Pengadaan dan Pemasangan Air Bersih 100 Liter/ Detik Kab. Tanjung Jabung Barat dengan HPS Rp 39,392 miliar, pemenang PT Maswandi (penawaran Rp 38,328 M). Dari 24 peserta lelang, hanya 3 perusahaan yang memenuhi administrasi teknis; PT Lepen Kencana Utama, PT Tirta Sarana Mulia (pemenang paket Revitalisasi Pipa Air Bersih Tebing Tinggi) dan PT Maswandi.
Terakhir, Pembangunan Sarana Air Bersih Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahap II dengan HPS Rp 39,880 miliar, pemenang PT Systec Tirta Nusabauana (penawaran Rp 38,683 M). Pada paket pekerjaan ini, dari 33 peserta lelang, hanya 4 yang memenuhi administrasi teknis; PT Maswandi (pemenang paket Pengadaan dan Pemasangan Air Bersih 100 Liter/ Detik Kab. Tanjung Jabung Barat), PT Systec Tirta Nusabauana, PT Citra Murni Abadi dan PT Wijaya Kusuma Emindo.

BACA JUGA: Dewan Bantah Setujui Penggunaan Material Lama dalam Proyek Pipanisasi

Informasi didapat, meski Kejati kembali mengusut kasus pipanisasi tahun 2009-2010, ketiga pemenang paket berkaitan pekerjaan pipanisasi bermasalah itu, tak bergeming. Mereka masih mengerjakan ketiga paket yang sebelumnya sempat jadi sorotan sebagian anggota DPRD Tanjung Jabung Barat itu.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu, sebagian anggota dewan melakukan aksi walkout gara-gara paket air bersih Tanjabbar tahun anggaran 2018 ini (BACA: Fraksi PAN Walk Out dari Paripurna LKPJ Bupati).(iis)
.

Loading Facebook Comments ...
loading...