PSSI Batanghari Kisruh, Ketua Asprov PSSI Provinsi Ancam Ambil Alih

0
SERUJAMBI.COM, Muarabulian – Kekisruhan tengah terjadi di tubuh Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Batanghari. Kekisruhan ini terjadi, akibat Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Batanghari, M Syafei, membentuk pengurus harian Askab PSSI Batanghari 2018.
Penunjukan pengurus harian Askab PSSI Batanghari 2018 tertuang dalam SK No: SKEP /02/III/2018 tentang Susunan Personalia Pengurusan Harian Askab PSSI Batanghari 2018 tanggal 20 Maret 2018. Dalam SK susunan personalia pengurusan harian Askab PSSI Batanghari 2018 tersebut, M Syafei menjabat sebagai ketua sementara dan jabatan wakil Ketua dijabat oleh  Abubakar Sidik.
Namun, SK pengurus harian yang dikeluarkan oleh PLT Askab PSSI Batanghari tersebut, dinilai mengangkangi aturan yang tercatat dalam statuta PSSI, dan FIFA Standard Electoral Code.
Sealin itu, terdapat juga sejumlah kejanggalan lain saat Askab PSSI Batanghari mengajukan proposal Tim Sepakbola Batanghari pada Porprov ke XXII tahun 2018. Dimana dalam proposal tersebut, nama Wakil Ketua Harian Pengurus Harian Askab PSSI Batanghari, adalah Abubakar Sidik. Ia bertindak sebagai PLT Ketua Askab PSSI Batanghari. Proposal tersebut ditandatangani dan di cap Askab PSSI Batanghari tertanggal 23 Januari 2018. Sementara status Abu Bakar,  dalam SK Susunan Personalia Pengurusan Harian Askab PSSI Batanghari 2018 Tanggal 20 Maret 2018, jelas-jelas hanya menjabat sebagai Wakil Ketua.
Ketua Asprov PSSI Jambi,  Meidrin Joni,  mengakui telah mendengar kabar bahwa Askab PSSI Batanghari dalam kondisi kisruh. Dihubungi awak media, ia mengakui adanya kekisruhan tersebut.
“Jambi baru sibuk pengembangan bolakaki, Batanghari kok jadi rusuh. Sementara Batanghari pada Gubernur Cup Juara I, seharusnya lebih akurlah. Ini kalau saya lihat ada kepentingan tertentu,” kata Ketua Asprov PSSI Jambi, Medrin Joni.
Dikatakannya, sesuai dengan Exco (Komite Eksekutif), M. Syafei telah ditunjuk sebagai Plt Ketua Askab PSSI Batanghari. Penunjukan tersebut tertuang dalam SK NO : SKEP /12/PSSI-JBI/III-2018 tentang Pelaksanaan Tugas (Plt) Ketua Asosiasi Kabupaten PSSI Batanghari. Ir. M. Syafei terhitung tanggal 13 Maret 2018. Syafei bertugas selama Tiga bulan untuk segera mengadakan kongres.
“Karena untuk kegiatan yang menyangkut dengan PSSI Batanghari semuanya harus mempunyai legalitas. Baik untuk persiapan Porprov dan nanti akan menyangkut masalah anggaran. Jadi anggaran itu harus di perkuat dengan adanya legalitas. Makanya kita percepat dengan adanya kongres,” ungkapnya.
Hanya saja menurut Medrin,  kongres hingga saat ini belum dilaksanakan. Padahal Syafei harus segera melaksanakan kongres dalam waktu tiga bulan.
“Seharusnya langsung diadakan dengan voter, dirancang untuk pembentukan panitia pelaksanaan kongres,” tegasnya.
Lalu apakah pembentukan kepengurusan harian yang dilakukan saat ini oleh Syafei Aisha benar? Menurut Medrin, selagi bisa terpenuhi selama tiga bulan dan tidak terjadi kericuhan itu bagus. Tapi nampaknya di Batanghari, banyak terjadi yang tidak sesuai. Sehingga  banyak kawan voter yang protes. Pihaknya akan diskusi dengan exco untuk mengambil suatu kebijakan terkait malasah ini.
Medrin mengaku belum memahami, apakah  SK kepengurusan harian berdasarkan Statuta PSSI dan FIFA Standard Electrocal Code.
“Saya cuma tugaskan Syafei untuk melaksanakan kongres sebelum tiga bulan. Tahapan yang dilakukan sudah dipertimbangkan, nanti saya kroscek ke bagian administrasi,” tegasnya.
Dirinya pun mengakui telah melihat proposal yang diajukan oleh Askab PSSI Batanghari tidak sesuai. Namun masalah tersebut merupakan intern dalam PSSI Batanghari.
“Seharusnya mesti pak Syafei sesuai dengan SK yang saya keluarkan. Karena itu harus dipertanggungjawabkan masalah administrasi keuangan, nanti jadi ribet. Kemudian apapun yang diusulkan kawan sekarang dan di ACC, cairnya setelah pemilihan yang melaksanakan orang yang terpilih sebagai ketua. Itulah rancunya disitu,” terangnya.
“Kalau dalam waktu tiga bulan tidak terlaksana akan diganti lagi,” tegasnya.
Sementara itu,  Plt Askab PSSI Batanghari,  M. Syafei dihubungi awak media melalui sambungan telepon, mengakui telah mempersiapkan kongres. Terkait Masalah penunjukan pengurus harian Askab PSSI Batanghari yang dirasa belum sesuai dengan Status PSSI dan FIFA Standard Electoral, dirinya berdalih hal tersebut sebagai langkah awal untuk mempersiapkan kongres.
” Kita susun itu untuk mempersiapkan kongres ini. Diberikan waktu tiga bulan untuk mempersiapkan kongres di Batanghari. Kita bentuk kepengurusan, kita bentuk panitia, baru kita melaksanakan kongres. Baru kita ikuti aturan kongres,” pungkasnya.(riz)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: