PT Asiatic Mangkir Panggilan Polisi, Terkait Izin Bodong

0

SERUJAMBI. COM, Muarabulian- Pihak PT Asiatic Persada kembali mangkir dari pemanggilan pihak penyidik polres Batanghari untuk menjadi saksi dalam pemalsuan tanda tangan Bupati Batanghari dalam penerbitan Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUP-B) tiga perusahaan.

Keterlibatan pihak Asiatic Persada berdasarkan dari keterangan salah satu saksi yang memaparkan dihadapan penyidik, mengatakan bahwa pada tanggal 6 Desember 2010 pihak Asiatic mengajukan izin kepada BTPSP (DPMPTSP) Batanghari untuk dua Perusahaan, yaitu PT Jamer Tulen dan PT Muda Perkasa Sawit yang izinnya dikeluarkan pada tanggal 13 Januari 2011 yang tidak diketahui siapa yang menerima izin tersebut.

Pihak PT Asiatic Persada Joko Susilo yang seharusnya pada hari Jumat ini sekira pukul 09.00 WIB akan menjalani pemeriksaan oleh Unit Pidana Khusus (Pidsus) Reskrim Polres Batanghari kembali berhalangan hadir.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Batanghari AKBP Ade Rahmat Idnal S.IK melalui Kasat Reskrim Polres Batanghari Iptu Dimas Arki Jati Pratama saat dikonfirmasi Jum’at (26/1/2018).

“Pihak Asiatic saat dikonfirmasi masih berhalangan hadir,” sebut Kasat Reskrim Iptu Dimas Arki Jati Pratama.

Saat ditanyai alasan pihak Asiatic berhalangan hadiri, Dirinya mengatakan pihak Asiatic masih mencari salah satu dokumen pendukung untuk melengkapi data dari mereka.

“Akan kita jadwalkan ulang untuk pemanggilan pihak Asiatic, Senin depan akan kita panggil kembali,” jelasnya.

Sementara itu, Joko Susilo pihak PT. Asiatic Persada yang menjadi saksi pada pelaporan Bupati Batanghari tentang pemalsuan tanda tangan untuk perizinan tiga perusahaan. Saat dihubungi oleh Seru Jambi.com via telepon selulernya Jumat (26/1/2018) mengatakan dirinya saat ini sedang sakit.

“Saya sedang sakit mas dirumah jadi masih berhalangan hadir,” ujar Joko Susilo.

Namun, dirinya mengatakan akan segera mendatangi Polres Batanghari untuk memenuhi pemanggilan dari penyidik terkait laporan Bupati tersebut.

“Setelah sehat nanti saya akan segera memenuhi panggilan penyidik untuk memberi kesaksian terkait laporan tersebut,” pungkasnya seraya menutup telepon.(riz/esa)

Loading Facebook Comments ...
loading...