Puluhan Angkutan Umum Terjaring Razia Dishub 

0
SERUJAMBI.COM, Kualatungkal – Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjab Barat, kemarin (10/4/2018) siang, melakukan penertiban angkutan umum. Hasilnya, puluhan kendaraan roda empat terjaring dalam razia gabungan itu.
Dalam razia yang dilakukan Dishub Tanjab Barat bersama Satlantas Polres dan Subdenpom itu, memprioritaskan penertiban kendaraan roda empat angkutan barang dan orang. Sasaran pemeriksaan berupa kelengkapan Spare Part dan Administrasi.
Endang Surya, Kadis Perhubungan Tanjab Barat, melalui Kabid Perhubungan Darat Junaidi Tanjung,  mengatakan, razia penertiban dilakukan sesuai Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Dimana dalam surat edaran tersebut, diintruksikan untuk melakukan  Penertiban dan Penegakan Hukum angkutan umum secara Nasional dari tanggal 09 sampai dengan 12 April 2018.
“Temanya Operasi Tertib Berkeselamatan. Jadi pada prinsipnya penertiban yang kami lakukan lebih cenderung penegakan hukum terhadap baik kendaraan angkutan barang maupun angkutan orang,” ungkap Junaidi.
Junaidi menjelaskan, berdasarkan  SE Menhub tersebut, kendaraan yang dibawa itu harus kendaraan laik jalan. Baik menyangkut spare part maupun administrasinya seperti SIM, STNK dan Buku Uji. Penertiban sendiri telah dilakukan sejak Senin lalu. Namun tegurannya masih banyak berupa pembinaan. Namun jika ada yang melewati ambang batas pembinaan, maka akan langsung ditindak tegas.
“Ada puluhan kendaraan yang kita periksa dan ada tiga kendaraan yang ditertibkan. Karena memang tidak bisa ditolerasi lagi, begitu juga dari Satlantas Polres Tanjab Barat juga ada dua ditindak tilang karena kondisinya tidak bisa ditoleransi lagi,” katanya.
Sebenarnya dalam kegiatan Gakkum 2018 ini bertujuan untuk penertiban angkutan umum yang selama ini membandel tidak mengikuti prosedur yang telah ditetapkan, baik ditingkatkan kelengkapan surat maupun kelayakan kendaraan yang bisa membahayakan pada keselamatan penumpang maupun pemilik kendaraan itu sendiri.
“Kita tidak ingin kalau memang kondisi kendaraan tidak layak untuk melintas di Jalan umum, dalam arti kata melakukan aktivitas angkutan orang dan barang namun tetap digunakan. kondisi mobil dan sopir sangat menentukan akan keselamatan,” tukas Junaidi.
Sementara itu KBO Satlantas Polres Tanjab Barat IPTU Nurdin, yang turut mengikuti jalannya razia mengatakan, giat hari ini kerjasama dengan Dinas Perhubungan untuk menertibkan kendaraan angkutan orang dan barang.
“Tujuannya lebih kepada penekanan angka kecelakaan lalulintas jadi kita titik beratkan pada pembinaan,” sebutnya.
Untuk teguran secara tertulis dan penindakan sebut IPTU Nurdin, utamanya kendaraan tidak lulus uji.
“Tidak lulus uji itu menyangkut kondisi rem, lampu dan lainnya yang bisa menimbulkan kecelakaan,” bebernya. (Iis)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: