Safrial Bakal Laporkan BPN Tanjab Barat ke Kementrian

0
Bupati Tanjabbar H Safrial. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM,Kualatungkal – Hubungan Bupati Tanjab Barat, Safrial, dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tanjab Barat, sedang tidak harmonis. Bupati merasa kecewa dengan kinerja dan arogansi pihak BPN. Puncak kekecewaan itu ditandai dengan rencana bupati untuk melaporkan BPN Tanjab Barat ke Kementrian Pusat.
Tak hanya bakal melaporkan ke kementrian, Safrial juga mengeluarkan perintah ke seluruh kepala desa dan camat, untuk tidak mengeluarkan sporadik atas tanah warga. Perintah itu diberlakukan mulai Kamis (2/8/2018). Selain itu, bupati juga meminta kantor pelayanan satu atap untuk membuat surat tanda daftar perkebunan (STDP).
Dikatakan bupati, jika kekesalannya itu muncul, akibat lambannya proses penerbitan sertifikat lahan warga. BPN juga sangat lamban dalam menerbitkan sertifikat untuk sejumlah lahan milik Pemkab.
“Kita lihat saja, bisa tidak BPN mengeluarkan Sertifikat ‎tanpa surat dasar (sporadik- red),” ungkap Safrial kepada sejumlah awak media.
‎”Sebenarnya kita ini ingin baik, namun seolah-olah tidak dianggap. Instansi Vertikal ini sepertinya tidak mau berkerja sama dengan pemkab. Ya kalau seperti ini cara BPN, tidak akan ada lagi sporadik,” tambah bupati lagi.
‎Safrial berharap ada kerja sama yang baik dengan instansi vertikal mana pun. Sebab bagaimana pun juga, inatansi yang vertikal itu tanpa backup dari pemkab dipastikan tidak akan berhasil.
Bupati juga menyebutkan, kalau saat ini opini Tanjab Barat dari BPK RI sudah WDP. Tahun depan, dirinya ingin meraih WTP. Tapi sayangnya, keinginan tersebut tidak sejalan dengan kinerja instansi vertikal. Banyak instansi yang justru terbentur dengan lambannya kinerja BPN.
“Besok saya akan mengajak ketua DPRD menghadap siapa pun. Ini masih komentar. Tunggu saja sebentar lagi. Kalau perlu kami akan menghadap menteri. Jangan coba-coba dengan kami,” tukasnya. (Iis)
Loading Facebook Comments ...
loading...