SAH Lakukan Program Pro Dapil, Perkuat Komunikasi Dengan Masyarakat

0
Sutan Adil Hendra
SERUJAMBI.COM, Jambi – Dalam rangka meningkatkan komunikasi dengan masyarakat, Anggota DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) melakukan Program Pro Daerah Pemilihan (Dapil).
Hal ini disampaikan Direktur Rumah Aspirasi SAH, Muhamad Yasir di Kawasan Telanaipura Jambi, Kamis (18/1/2018).
“Bertepatan dengan waktu kunjungan aspirasi ke dua DPR tahun 2018 tanggal 19 sampai dengan 22 ini SAH akan memulai Program Pro Dapil di Provinsi Jambi,” ujar Yasir.
Program Pro Dapil sendiri merupakan salah satu rangkaian kegiatan berbasis konstituen untuk memberi layanan yang lebih baik, waktu yang lebih banyak hingga program yang lebih menyentuh kepentingan masyarakat Provinsi Jambi.
“Pro Dapil merupakan komitmen SAH untuk menyediakan lebih banyak waktu, pikiran, tenaga, baik secara moril dan materiil bagi masyarakat Jambi, dengan jalan memperkuat komunikasi dan koordinasi kepentingan masyarakat di dapil dengan para pihak,” jelasnya.
Karena menurut Dosen STIE Jambi ini, meski selama ini telah banyak program yang berhasil diperjuangkan di Senayan, SAH tetap melihat ada aspek aspirasi yang masih harus ditingkatkan, seperti intensitas, proporsi usulan hingga komunikasi dari daerah kepada Anggota DPR.
“Salah satu bentuk nyata program pro dapil ini adalah komitmen SAH untuk lebih sering berada di daerah pemilihan, berinteraksi dan mendampingi masyarakat di daerah,” ungkapnya.
SAH sendiri ketika dikonfirmasi tentang program pro dapil yang ia lakukan, SAH menegaskan program ini akan mendekatkan masyarakat Jambi dengan program di pusat dari dana APBN.
“Program pro dapil akan banyak memfasilitasi aspirasi langsung kepada kementerian dan lembaga di Jakarta, ada usulan tentang program untuk daerah, saya akan pertemukan mereka dengan instansi teknis agar bisa di usulkan, dan di DPR saya akan kawal se-optimal mungkin,”  jelas Anggota Fraksi Partai Gerindra ini.
Salah satu hasil dari program pro dapil ini adalah masalah penyetaraan (Infassing) guru swasta kemarin. Selama ini banyak sekali permintaan bantuan untuk membantu penyetaraan Profesi Guru. ‘Tak mungkin saya urus satu atau dua orang, maka saya minta mendata siapa yang infassing, lalu saya fasilitasi dengan Kemendikbud, Alhamdulilah sekarang ratusan guru kita sudah penyetaraan,” tandasnya.(*/hry)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: