SAH Minta Kolaborasi Budaya Dalam Asian Games 2018

0
Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra
Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra
SERUJAMBI.COM, Jambi – Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) meminta Inasgoc selaku panitia Asian Games 2018 Jakarta-Palembang bisa menonjolkan kolaborasi budaya nusantara dalam pesta bangsa Asia tersebut.

“Inasgoc dan Kementerian Pariwisata sebaiknya menggunakan ajang Asian Games ini untuk mempromosikan kekhasan budaya tanah air dalam setiap aspek pelaksanaan event,” ujar SAH.

Permintaan ini ia sampaikan ketika berbicara di ruang rapat Komisi X DPR RI di Jakarta kemarin (15/1/2018).

Menurutnya kapan lagi memperkenalkan adat, tradisi dan kekayaan budaya nusantara kepada para tamu yang datang dari semua negara Asia tersebut.

“Salah satu kolaborasi budaya yang bisa ditampilkan adalah dalam bentuk pemyambutan kontingen, acara pembukaan, desain baju atlet, souvenir atau cindera mata hingga pada atraksi khusus budaya dalam penyerahan medali,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan ini, Anggota DPR RI daerah Pemilihan Provinsi Jambi tersebut mengatakan perlu sikap yang jelas dari pemerintah khususnya koordinasi antara Menpora, Menpar dan Inasgoc.

Sehingga diharapkan akan ada tampilan budaya nasional dalam perhelatan Asian Games ini menjadi atraksi budaya yang memukau didelegasi yang hadir.

Bahkan dalam rangka ini, SAH mengaku akan memanggil para pihak yang terkait untuk mengakomidir usaha menonjolkan identitas lokal Indonesia dan dunia pariwisata.

“DPR ingin mendengar konsep yang ditawarkan Inasgoc, sudahkan konsep budaya dalam perhelatan Asian Games 2018 nanti diakomidir, jika belum kita ingin ada kolaborasi itu,” tandasnya.

Permintaan SAH ini sendiri ternyata didukung penuh oleh dua Gubernur yang menjadi tuan rumah yakni Gubernur DKI dan Gubernur Sumatera Selatan.

Bahkan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan dalam acara pertandingan di kompleks Jaka Baring akan kental dengan ragam etnik Palembang.

“Round down dari panitia pertandingan membolehkan ada tambahan ragam etnik dalam dekor dan busana pendukung pertandingan di tiap Venue,” ungkapnya dalam satu kesempatan rapat di DPR.(*/hry)

Loading Facebook Comments ...
loading...