Sebelum Gorok Anak Kandung, Pelaku Mabuk Lem

0
Pelaku
Pelaku saat digiring petugas kepolisian. (Portaltebo.com)
SERUJAMBI.COM, Tebo – Ternyata, DK (22), pria yang tega membunuh anak kandungnya berusia 8 bulan, punya hobi mabuk lem. Bahkan, menurur informasi yang didapat, DK menghabiskan hari dengan mabuk-mabukan.
AD, seorang saksi yang merupakan tetangga pelaku menuturkan, DK suka memang sering terlihat mabuk lem Aica Aibon. Menurutnya, lem itu untuk bisa lebih fresh. Bahkan, sebelum membunuh anak kandungnya sendiri, pelaku masih sempat mabuk lem.
“Keseharian DK kerjanya hanya ngelem,“ kata AD pada Portaltebo.com (media partner Serujambi.com), Jumat (20/07/2018).
BACA JUGA: Gempar! Ayah Tega Gorok Leher Anak Kandung Berusia 8 Bulan
Dia menjelaskan, sehari sebelum insiden terjadi, tampak DK dan istrinya cekcok. Kata dia, keributan antara DK dan istrinya dipicu kemarahan istrinya karena DK sering mabuk lem.
Bukannya bertobat, DK malah balik marah kepada sang istri. Tidak sampai disitu, DK ngamuk dan merobek pakaian istrinya.
“DK marah dan ribut sama istrinya, “ jelas AD yang mejelaskan bahwa pada sore harinya melihat pelaku membawa korban keluar.
Sekitar pukul 21.00 WIB, lanjut AD, DK mendatangi rumahnya, namun tidak lagi bersama korban. pelaku sempat menjelaskan kalau dia bakal masuk penjara.
“Waktu itu badan DK selalu gemetaran. Ditanya mengapa gemetaran, pelaku tidak menjawab. Dia (pelaku, red) hanya bilang akan masuk penjara,” jelasnya.
Dia juga mengatakan, bahwa malam itu badan DK mengeluarkan bau anyir yang menyengat seperti bau darah.
“Karena sudah malam, jadi saya tidak begitu memperhatikan pakaian DK, apakah ada bercak darah atau tidak. Yang jelas, keterangan saksi menyatakan badan DK bauk amis,” katanya.
BACA JUGA: Sempat Kabur, Pelaku Penggorok Leher Balita Akhirnya Ditangkap
Kesukaan DK mabuk lem ini juga dikatakan oleh pemilik warung di Simpang Tiga Desa Jambu. Dia bahkan mengaku takut jika melihat DK ngelem.
“Benci kalo sudah liat dia ngelem. Tapi lebih banyak takutnya,” singkatnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang ayah di Desa Jambu, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, diduga tega menggorok atau menyembelih leher anaknya sendiri hingga meninggal dunia. Korban diketahui bernama Rifki, balita yang baru berusia 8 bulan.
Korban diduga digorok oleh ayah kandungnya dengan mengunakan gunting. Usai mengorok korban, pelaku yang berinisial DS (22) meninggalkan jasad anak kandungnya
itu di semak-semak di Dusun III desa tersebut.
Pembunuh super tega ini terungkap pada Jumat (20/07/2018) oleh Sabro alias Dajal warga desa Jambu. Saat itu, sekitar pukul 07.00 Wib, orang yang pertama kali menemukan jasad korban ini hendak pergi ke kebun untuk menyadap karet.
BACA JUGA: Polisi Buru Pelaku Pembunuh Anak Kandung Berusia 8 Bulan
Namun, saat melintas jalan setapak menuju ke kebun karetnya, Sabro melihat ada seorang bayi laki-laki dengan posisi telentang di pinggir jalan setapak. Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal dunia dan dikerumuni semut.
Korban meninggal akibat luka menganga pada bagian leher yang diduga akibat digorok atau disembelih.
Temuan jasad balita ini langsung dilaporkan Sabro kepada warga lain. (jin/pt)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: