Serapan Anggaran Muarojambi Baru 37,4 Persen, Dinas PUPR Paling Rendah

0
masnah
Bupati Masnah Busro
SERUJAMBI.COM, Sengeti – Pemkab Muarojambi di bawah komando Bupati Masnah Busro harus bekerja ekstra keras. Pasalnya, hingga memasuki awal triwulan ketiga, serapan anggaran hanya 37,4 persen dari jumlah total Rp 1,288 triliun.
Hal ini dikatakan, Irfan Kurniawan, Kabid Pembendaharaan Badan Pengelolaan dan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Muarojambi. Ia mengatakan, meski bukan tergolong tinggi serapan anggaran pada triwulan ketiga ini, tetapi juga tidak tergolong rendah. Dikarenakan biasanya pengoptimalan serapan anggaran di setiap SKPD ini terjadi ketika memasuki triwulan ketiga.
“Ini juga akan berprogres persentasenya pada akhir triwulan ketiga dan keempat,” katanya.
Sedangkan, lanjutnya, untuk SKPD dengan angka persentase realisasi serapan anggaran terendah memasuki awal triwulan ketiga ialah Dinas PUPR Muarojambi. Dari total 31 persen serapan BL (belanja langsung) dan BTL (belanja tidak langsung). Diantaranya untuk BL hanya 12 persen.
“Untuk belanja tidak langsung-nya sudah sama dengan SKPD lainnya di angka 28 persen,” ujarnya.
Faktor rendahnya serapan belanja langsung di Dinas PUPR ini diduga karena salah satunya menunggu adanya konpensasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat yang akan diterima dan yang belum diterima hingga baru akan masuk oleh PUPR Muarojambi dapat di proses pada akhir bulan Juli ini.
“Jadi belum bisa terserap, kemungkinan disebabkan belum turunya DAK tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Kadis PUPR Muarojambi, Yultasmi, saat di konfrimasi, menuturkan, berdasarkan data dan laporan yang ada, masih sesuai dengan target dan sesuai dengan siklus serapan anggaran di posisi bulan Juni pada 3 tahun terkhir.
“Masih sesuai target, masih sesuai dengan tahun-tahun sebelumnya,” sebutnya.
Terpisah, Bupati Muarojambi, Masnah Busro, ketika dikonfirmasi usai melakukan rapat evaluasi serapan anggaran di ruang rapat Wabub Senin 9 Juli 2018 lalu, menegaskan, sangat optimis dapat tercapai dan selesai serapan anggaran 2018 ini pada triwulan keempat.
“Ya inikan baru serapan anggaran masuk triwulan ketiga. Jadi masih panjang waktunya, saya yakin serapan anggaran ditahun 2018 ini, dapat terserap di triwulan keempat,” pungkasnya.(don)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: