Sial! Ngelapor Kehilangan Motor, Mantan Sopir PT Asiatic Malah Ditangkap

0
Heri pelaku pencurian motor yang berhasil dibekuk. Foto: Doni/Serujambi.com
Heri pelaku pencurian motor yang berhasil dibekuk. Foto: Doni/Serujambi.com
SERUJAMBI.COM, Sengeti – Maling Teriak Maling, kata ini pantas disematkan kepada Heri (30), warga RT 08, Desa Berkah, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi. Mantan sopir PT Asiatic ini diciduk polisi di rumahnya karena terlibat pencurian dan berpura-pura kehilangan motor.

BACA JUGA : Curi Motor Teman, Karyawan PT BBS Ditangkap

Heri awalnya melaporkan kasus kehilangan motor Honda Revo miliknya ke Polsek Sungai Bahar. Setelah dicek ke TKP oleh pihak kepolisian, aparat menemukan beberapa kejanggalan dalam peristiwa kehilangan kendaraan yang dilaporkan Heri. Berbekal kecurigaan ini, pihak kepolisan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Jadi awalnya lapor kalau motornya hilang. setelah kita selidiki tidak ada indikasi hilang karena tidak ada yang melihat dia (Heri ) menaruh motor di depan rumahnya. Setelah dilidik, ternyata motornya dibawa lari oleh temannya JA yang saat ini tengah buron,” terang Kapolsek Sungai Bahar, AKP Hardianto.
Dari awal kasus penggelapan motor tersebut, polisi terus melakukan pendalaman. Alhasil, Heri mengaku telah melakukan tindak pidana lainnya yakni pencurian. Heri bersama temannya yang saat ini tengah kabur membongkar rumah beberapa warga di Sungai Bahar.
“Jadi rekayasa kasus kehilangan motor, kami bongkar dan tertangkap. Terus kami bongkar dan diakui kalau dia sudah melakukan pencurian ini,” sebut Kapolsek.
Menurut pengakuan tersangka, lanjut Kapolsek, Heri bersama temannya JA ini sudah tiga kali beraksi di wilayah hukum sungai Bahar. “Jadi modusnya mereka masuk ke rumah korban dari jendela dengan cara merusaknya dengan menggunakan obeng, parang ataupun linggis. Perbuatan ini dilakukan mereka pada siang hari,” kata Hardianto.
Setelah berada di dalam rumah korban, mereka langsung beraksi menyikat barang-barang berharga milik empunya rumah seperti handpone, emas dan uang. “Dari tiga kali beraksi, mereka berhasil mencuri emas seberat 8 suku dan HP. Uangnya digunakan untuk berpoya-poya. Kerugian yang dialami ketiga korban ini, yang pertama Rp 18 juta, kedua Rp 16 juta dan terakhir Rp 6 juta,” papar Kapolsek.

BACA JUGA : Kakak Beradik Terjaring Satpol PP, di TKP Ditemukan Tuak dan Rokok

Dia menegaskan, usai ditangkap pada 26 Oktober lalu, Heri pun kini harus meringkuk di balik jeruji besi dalam waktu yang cukup lama untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Tersangka kita jerat dengan pasal 363 dengan ancaman di atas lima tahun penjara,” pungkas Kapolsek.(don)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: