Soal Kasus Pipanisasi Tanjabbar, Kadis PU “Jual” Kejati

0
Proyek pipanisasi di Kabupaten Tanjabbar. Proyek ini kembali menjadi sorotan.(ist)
SERUJAMBI.COM, Kualatungkal – Penggunaan material lama dalam proyek pipanisasi sempat menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, material lama dinilai masih tersangkut masalah hukum. Bahkan masalahnya belum tuntas dan pihak kejati juga tengah menguak kembali kasus tersebut.

BACA JUGA: Dewan Bantah Setujui Penggunaan Material Lama dalam Proyek Pipanisasi

Terkait hal itu, Kepala Dinas PUPR Tanjab Barat, Andi Achmad Nuzul menyatakan jika apa yang dilakukan pihaknya tidak menyalahi aturan. Pasalnya pihak Kejati telah mengeluarkan surat, yang menjadi dasar apa yang mereka lakukan saat ini. Selain itu, sisa material proyek multiyears itu, juga telah diaudit oleh BPK beberapa tahun lalu.
“Dasar kita melanjutkan proyek lanjutan ini adanya surat dari Kejati Jambi. Sudah ada audit dari BPK, jadi itu dasar kita melanjutkan. Terkait material yang lama yang digunakan kembali, bukanlah suatu untuk menghilangkan barang bukti. Dan semuanya ada dasar, apalagi pipa dan mesin itu sudah dibayarkan 100 persen, hanya saja memang belum terpasang,” jelas Andi Nuzul.

BACA JUGA: Proyek Pipanisasi Tanjabbar 2018, Ini Tiga Perusahaan Pemenang-nya

Menurut Andi Nuzul, surat rekomendasi dari Kejati Jambi, juga telah disampaikan ke DPRD Tanjabbar. Sehingga seluruh dewan juga sudah mengetahui masalah tersebut dan menyetujuinya.
Kadis PUPR itu juga mengungkapkan, proyek air bersih ini harus dilanjutkan. Mengingat masyarakat Tanjabbar sangat menanti-nantikan air bersih. Apalagi, sisa material yang belum terpasang, nilainya mencapai miliaran rupiah.
“Sayangkan kalau tidak digunakan kembali,” sebutnya.
Andi menambahkan, setelah revitalisasi selesai, maka instalasi air bersih dari Teluk Pengkah, Tebing Tinggi akan dikoneksikan ke jaringan di Bram Itam, yang dibangun di zaman Bupati Usman–Katamso.
“Jadi tahun ini hanya menyelesaikan koneksi dari Tebing Tinggi ke Bram Itam. Tergantung dari Kontraktornya, bisa apa tidak menyelesaikan sampai akhir tahun ini,” tambahnya. (Iis)
Loading Facebook Comments ...
loading...