Sudah Puluhan Saksi, KPK Belum Berhenti Periksa Pejabat Jambi

0
Arfan saat diboyong KPK
SERUJAMBI.COM, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih akan memeriksa sejumlah pejabat Jambi terkait dua kasus besar di Jambi yang tengah disidik. Kasus tersebut adalah ‘uang ketok palu’ RAPBD dan dugaan gratifikasi atau suap yang menjerat Gubernur Zumi Zola sebagai tersangka.
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, sepanjang masih memerlukan bukti maupun keterangan saksi, KPK bisa saja memanggil saksi baru maupun yang sudah diperiksa sebelumnya. Begitu juga upaya penggeledahan. “Sepanjang untuk kepentingan penyelidikan itu bisa saja dilakukan,” ujar Febri di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (6/2/2018).
Ia menyebutkan untuk pengusutan dua kasus yang tengah disidik itu, KPK sudah memanggil puluhan saksi. Mulai dari pejabat tinggi, staf biasa, anggota dewan hingga pihak swasta. Bahkan termasuk Gubernur Zumi Zola serta Wakil Gubernur, Fachrori Umar.
Khusus untuk kasus gratifikasi dengan tersangka Gubernur Zumi Zola dan mantan Plt Kepala Dinas PUPR, Arfan, KPK, kata Febri sudah memeriksa sekitar 31 orang. “Untuk pemeriksaan selanjutnya nanti akan diinformasikan,” imbuh Febri tanpa merinci siapa saja yang bakal diperiksa.
Untuk diketahui, hari ini KPK memanggil dan memeriksa tiga orang dari pihak swasta. Mereka adalah Joe Fandy Yoesman alias Asiang selaku Direktur Utama (Dirut) PT Sumber Swarnusa.
PT Sumber Swarnusa milik Asiang disebut-sebut sebagai rekanan yang sudah lama menjadi ‘langganan’ pengerjaan proyek di sejumlah instansi Pemprov Jambi.
Selain Asiang ada dua saksi lain yang juga pihak swasta yang ikut diperiksa KPK. Mereka adalah Andi Putra Wijaya dan Dedi Masyuni. “Saksi Asiang dan dua saksi lain ini juga diperiksa untuk tersangka ARN,” imbuh Febri. (san)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: