Tak Laporkan LKPM, Puluhan Perusahaan Terancam Sanksi di Muarojambi

0

SERUJAMBI.COM, Sengeti – Di Muarojambi ternyata masih banyak perusahaan yang membandel. Pasalnya, terhitung mulai dari tahun 2018 ini, baru 20 perusahaan yang melaporkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Muarojambi.

Kepala Seksi (Kasi) Bidang Penanaman Modal, Hairani CH mengatakan, meskipun tidak secara rinci dijelaskan berapa jumlah perusahaan yang ada di Muarojambi. Akan tetapi, pihak PTSP Muarojambi telah melakukan sosialisasi kesetiap perusahaan agar segera melaporkan LKPM tersebut.

“Saat ini laporan LKPM bisa melalui online. Namun, hingga bulan Agustus tahun 2018 yang telah masuk sebanyak 20 perusahaan,” katanya.

Ditambahkannya, meskipun baru 20 perusahaan yang melaporkan LKPM. Namun, statitik Realisasi Investasi untuk sektor Penanaman Modal Daerah (PMD) hingga Agustus 2018 meningkat dari tahun sebelumnya.

“PMD sebesar Rp 593.193.5 juta sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) sebanyak Rp 1.928.7 miliar,” ujarnya.

“Tahun 2017 cukup banyak perusahaan. Namun, hanya 28 perusahaan yang melaporkan LKPM. Tapi, PMDnya sebesar Rp 707.508,9 juta. Untuk PMAnya sebanyak Rp 2.793 miliar,” imbuhnya.

Ia menerangkan, bagi perusahaan yang masih membandel. Sesuai ketentutan akan dikenakan sanksi. Salah satunya sanksi adminitratif.(don)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: