Tepis Isu 10 Juta Tenaga Kerja Tiongkok, Jokowi: Yang Saya Teken 10 Juta Wisatawan China

0
Presiden Jokowi berfoto bersama Presiden China Xi Jinping. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM – Presiden Joko Widodo menepis isu bahwa dirinya adalah antek aseng (China). Isu tersebut, kata Jokowi, berembus karena banyak informasi datangnya Tenaga Kerja Asing (TKA) dari Tiongkok yang masuk ke Indonesia.

BACA JUGA : Modus “Kongkalikong” BWSS VI, Lelang Kegiatan Tanggal 20-an Tutup 28 Desember

“Jadi ada isu yang menyebutkan bahwa saya menandatangani perjanjian 10 juta TKA dari Tiongkok. Itu beredar dalam masyarakat. Empat tahun ini saya diam saja” kata Jokowi di Jambi. dilansir dari laman Inilahjambi.com (media partner Serujambi.com), (16/12/ 2018).
Padahal yang sebenarnya terjadi, lanjut Jokowi, yang dia tanda tangani itu adalah perjanjian kerjasama mendatangkan 10 juta wisatawan asal Tiongkok ke Indonesia.
“Saya bertemu dengan Presiden China. Saya bilang, kita minta 10 juta wisatawan asal Tiongkok. Dan disetujui. Kemudian kami tanda tangan. Agrement,agrement. Nah, itulah yang dibelokkan menjadi antek asing,” papar Jokowi.
Alasan dia minta kuota wisatawan 10 juta asal Tiongkok, kata Jokowi, karena hampir 180 juta wisatawan asal negeri China itu diambil oleh Amerika dan negara lainnya.
180 Juta wisatawan Tiongkok yang tersebar di AS. Saat itu wisatawan Tiongkok tidak ada yang terserap ke Indonesia.

BACA JUGA : Jokowi Tidak Yakin Menang Pilpres di Jambi, Target 70 Persen Berlebihan

“Isu-isu negatif inilah yang terus dihembuskan. Empat tahun ini saya diam. Sekarang saya harus sampaikan. Termasuk menjawab isu antek PKI dan antek asing,” pungkas Jokowi. (fok)
Loading Facebook Comments ...
loading...