Tergoda Uang Ghaib Rp 6 Triliun, Mantan Kades Kuap Malah Ditipu Ratusan Juta Rupiah

0
SERUJAMBI.COM, Muarabulian – Maksud hati ingin mendapatkan uang Rp 6 triliun dengan cara ghaib, mantan Kades Kuap, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, malah gigit jari. Wajar saja, setelah dirinya menjual kebun bernilai ratusan juta rupiah, uang yang dijanjikan pelaku (Mulyadi) tak kunjung ia terima.
Parahnya lagi, Mulyadi tidak hanya menipu sang mantan kades, tetapi dia juga berhasil meyakinkan dua warga Kecamatan Pemayung lainnya Yurnalis dan Safii.
Mantan Kades Kuap, Feri, mengatakan, bahwa memang dirinya telah ditipu oleh Mulyadi dengan modus bisa menggandakan uang dan mengambil uang secara ghaib.
Diceritakannya, awalnya uang tersebut sempat ditarik dalam kamarnya dan dillihat langsung oleh Midun keponakan Peri.
“Keponakan saya juga sudah melihat uang di dalam kardus yang bisa ia tarik. Namun, menghilang begitu saja karena uang tersebut belum dikunci,” ungkap Feri.
Dikatakannya pula, yang menjadi korban penipuan oleh Mulyadi bukan hanya dirinya saja, tapi ada korban lainnya yang juga sudah menyetorkan uang kepada Mulyadi.
“Saya sudah setor Rp 365 juta, Yurnalis juga menjadi korban dan sudah menyetorkan uang sebanyak Rp 220.000.000,” sebutnya.
Dikatakannya pula, Safii juga menjadi korban dan juga sudah menyetorkan uang sebanyak Rp 20 juta kepada Mulyadi. Dan lanjutnya, saat ini pelaku sudah ditangkap oleh Polsek Pemayung.
“Pelaku sudah ditangkap, tapi kami akan upayakan damai saja. Yang penting uang kami bisa kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Pemayung AKP Iskandar CH saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya sudah mengamankan pelaku atas nama Mulyadi atas laporan mantan Kades Kuap.

“Dalam laporan tersebut terbukti bahwa pelaku sudah melakukan penipuan dengan modus bisa menggandakan uang,” ujar Kapolsek Pemayung AKP Iskandar CH.
Dikatakannya, jumlah uang yang berhasil pelaku kumpulkan dari tiga orang korbannya sebanyak Rp 567.000.000.
“Korban ada tiga orang yang sudah ditipu dan jumlahnya banyak. Selain mengamankan pelaku, kita juga mengamankan mobil pelaku sebagai jaminan dan mungkin jaminan lainnya. Agar upaya perdamaian ini bisa berlangsung,” sebutnya.
Ditegaskan, atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 363 dengan ancaman hukuman penjara di atas empat tahun.(riz)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: