Terkait Korupsi Kerbau, Kejati Didesak Periksa Direktur CV Tia Karya

0
Kasi Pidsus Kajati Jambi, Imran Yusuf
Kasi Pidsus Kajati Jambi, Imran Yusuf. (ist)
SERUJAMBI.COM, Jambi – Pasca ditahannya Hendra S, kontraktor pelaksana dalam kasus dugaan korupsi kerbau di Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sarolangun tahun 2019, Kejati Jambi didesak memanggil Direktur CV Tia Karya.

BACA JUGA : BREAKING NEWS! Lagi, Bareskrim Polri Sita Baby Lobster Bernilai Miliaran Rupiah di Jambi

Abdullah, Koordinator LSM Jaringan Pemantau Kewenangan Provinsi Jambi, mendesak Kejati Jambi untuk memanggil sang direktur perusahaan dari pengadaan kerbau yang diduga sudah merugikan negara tersebut.
Abdullah menilai, CV Tia Karya juga diduga lalai sehingga membiarkan rekanan yang memakai CV-nya tidak bertanggung jawab karena bibit kerbau mati tidak diganti.
“Informasinya CV Tia Karya diduga milik ibu Hariati Ambiar. Karena itulah kami mendesak Kejati untuk memeriksanya,” tegas Abdullah, Jumat (19/10/2018).
Dirinya sangat yakin, kalau korps Adhyaksa mampu membuka lebar kasus dugaan korupsi ini hingga tuntas.
“Kami minta semua yang terlibat mesti diperiksa. Direktur CV juga harus diperiksa meskipun dia hanya pemilik CV.” tandasnya.
Terpisah, Kasi Penyidik Khusus Kejaksaan Tinggi Jambi, Imran Yusuf, menyebut kalau saat ini pihaknya terus melakukan pengembangan dalam menemukan alat bukti.
“Untuk penambahan tersangka, saat ini belum bisa diinformasikan. Kami lagi melakukan pengembangan,” ujarnya.
Untuk diketahui, sebelumnyan Tim Intel Kejati Jambi berhasil menangkap Hendra rekanan dalam proyek tersebut. Tersangka ditangkap setelah melakukan pelarian selama sembilan bulan.

BACA JUGA : Breaking News! Buronan Korupsi Kerbau Tiba di Jambi

Dalam proyek senilai Rp 704 juta dengan jumlah kerbau yang harus disediakan 100 ekor. Namun setelah anggaran dicairkan 100 persen, 9 ekor kerbau mengalami kematian dan wajib diganti.(den)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: