Tertibkan APK, Bawaslu Akui Kesulitan Copot Baleho di Bilboard

0
SERUJAMBI.COM, Muarabulian- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batanghari, melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) yang melanggar dalam wilayah kabupaten Batanghari. Namun, dari sekian banyak baleho yang dicopot, baleho yang terpasang di bilboard tidak terjamah.

BACA JUGA : Bawaslu Batanghari Temukan Banyak APK Dipasang Sembarangan

“Semua yang tidak sesuai aturan dari KPU kita copot dan turunkan, kita tidak tebang pilih,” kata Kepala Divisi dan Hubungan Lembaga, Bawaslu Batanghari, Iskandar, Selasa (30/10/2018).
Dikatakannya, dalam penertibkan APK ini, diakuinya, pihaknya cukup kesulitan menurunkan APK yang dipasang papan bilboard yang tinggi milik Pemkab Batanghari. Hal dikarenakan mareka tidak alat memadahi.
“Yang jadi kesulitan kita itu, seperti menurunkan APK besar yang terpasang bilboard milik Pemkab. Sebab, kita hanya menggunakan alat seadanya. Ditambahkannya lagi, kita tidak ada tenaga ahli yang memadai,” ujarnya.
Lanjutnya, untuk sementara APK yang terpasang di bilboard milik Pemkab belum bisa diturunkan. Namun pihaknya, tetap koordinasi masalah tersebut kepada pihak-pihak terkait.
“Kalau di daerah lainkan Bakeuda memiliki mobil Craint untuk menurunkan baliho yang ada di bilboard. Karena kita belum ada, untuk semetara tetap kita biarkan, namun tetap kita koordinasi,” jelasnya.
Pantauan Serujambi.com, semua APK yang melanggar aturan dicopot. Mulai dari yang di pasang pingir jalan, di rumah warga, hingga dinding bangunan semua dicopot.
Bawaslu sendiri berharap agar caleg tidak lagi memasang atribut untuk kampanye karena sudah disiapkan oleh pihak KPU. Ke depan, dirinya meminta tidak terjadi lagi.

BACA JUGA : KPU Sediakan APK, Pengusaha Advertising Alami Penurunan Omset

“Kita harus menunggu atribut yang dari KPU, sebab ukuran dan bentuk sudah disesuaikan dengan aturan yang berlaku, jadi jangan sampai melanggar aturan tersebut,” pungkasnya.(riz)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: