Terungkap, Obet Pemilik Mobil Pengangkut Minyak Ilegal

0
Minyak ilegal yang diamankan polisi di depan Polres Batanghari.
Minyak ilegal yang diamankan polisi di depan Polres Batanghari.
SERUJAMBI.COM, Muarabulian – Jajaran Polres Batanghari akhirnya berhasil mengamankan pelaku yang diduga melakukan pengangkutan bahan bakar minyak tanpa izin.
Berdasarkan data yang didapat oleh SeruJambi.com, penangkapan pelaku tersebut pada hari Selasa (26/6/2018) sekira pukul 11.30 Wib, penangkapan tersebut di wilayah Simpang Kilangan, Desa Kilangan, Kecamatan Muara Bulian, Batanghari.
Pelaku yang berhasil diamankan oleh anggota berjumlah Lima orang, dengan identitas sebagai berikut, Sunaryo Bin Poniman (41) warga Dusun III Desa Bangun Sari, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Rusyadi alias Yus Bin Sanya (37) warga RT 09 Desa Pematang Gadung, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Sumardi bin Maad (29) warga Dusun II Desa Tanjung Durian, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin, Wiranto bin Roal (18) warga Ulak Kembang, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin dan Mega Irawan alias Migut (34) warga RT 07 Desa Talan Selarai, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyu Asin.
Penangkapan tersebut berawal, sewaktu anggota melaksanakan patroli menemukan 3 unit mobil Pick Up merk Daihatsu Grand Max dan 2 unit Truk sedang mengangkut minyak mentah. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan terhadap ke Lima mobil tersebut terkait surat izin mengangkut minyak.
BACA JUGA: Sembilan Mobil Pembawa Minyak Ilegal Ditangkap Polisi
Namun, para tersangka tidak dapat menunjukan atau tidak punya dan minyak tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan didapat dari sumur ilegal atau ilegal driling di wilayah Desa Pompa Air, milik pemodal yang bernama Obet yang rencananya akan dibawa ke daerah Bayat, Provinsi Sumatra Selatan.
Penangkapan mobil pembawa minyak ilegal tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Batanghari IPTU Dimas Arki Jati Pratama.
” Iya, benar kita telah mengamankan Lima mobil pembawa minyak ilegal beserta para supirnya,” kata Kasat Reskrim IPTU Dimas Arki Jati Pratama saat dikonfirmaai via WhatsApp, Selasa (26/6/2018) malam.
Dikatakannya pula, para pelaku yang diamankan tersebut mereka bekerja dengan seorang pemodal bernama Obet sebagai sopir.
” Upah mereka sekali membawa minyak tersebut ke daerah Bayat sekitar Rp 500.000,-,” ujarnya.
Dikatannya pula, pihaknya juga berhasil mengamank 5 unit barang bukti berupa 3 unit mobil pick up dan 2 unit mobil truk yang berisi minyak mentah hasil sumur pengeboran ilegal.
” Iya, benar sebelumnya memang kita mengamankan 9 unit mobil yang diduga membawa minyak mentah hasil ilegal driling. Namun, yang terbukti hanya 5 unit mobil,” sebutnya.
Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 53 huruf B Jo Pasal 23 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.(riz)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: