2018, Pelanggar Lalu Lintas di Muarojambi Naik 1.144 Kasus

0
Ilustrasi Lakalantas
Ilustrasi Lakalantas. Foto: Istimewa

SERUJAMBI.COM, Sengeti – Pelanggar lalu lintas yang ada di wilayah hukum Polres Muarojambi tahun 2018 mengalami kenaikan sebanyak 1.144 kasus. Pasalnya, di tahun 2017, pelanggar lalu lintas hanya sebanyak 6.345 kasus.

BACA JUGA: Suami Cekik Istri Hingga Tewas Karena Asyik Main Ponsel saat di Ranjang

Kapolres Muarojambi, AKBP Mardiono mengatakan untuk tahun 2018 lalu, pelanggar lalu lintas di Kabupaten Muarojambi mencapai 7.489 kasus.

“Jadi, perbandingan pelanggar lalu lintas dari tahun 2017 dengan 2018 berkisar 1.144 kasus,” kata Kapolres.

Ditambahkan Mardiono, untuk pelanggar-pelanggar lalu lintas ini yang menjadi dominasi ialah pengendara motor. Kata dia, para pengendara motor kebanyakan tidak menggunakan helm serta kelengkapan kendaraan seperti SIM dan STNK.

“Kebanyakan pengendara motor ini tidak pakai helm dan kelengkapan motornya tidak ada,” ujarnya.

Selain itu, adapun titik-titik yang sering terjadi pelanggaran lalu lintas ini seperti di Jalan Lintas Timur, Kelurahan Sengeti. Kemudian, Desa Sebapo, Kecamatan Mestong dan Simpang Aurduri, Kecamatan Jaluko.

BACA JUGA: Jangan Salah Pilih Teman, Ini 5 Tipe yang Harus Dihindari

“Kalo untuk wilayah lain yang ada di Kabupaten Muarojambi ini, tidak sering terjadi pelanggaran lalu lintas,” tandasnya.(don/yua)

Loading Facebook Comments ...
loading...