29.600 Bibit Sawit Subsidi Bakal Disalurkan

0
Peremajaan sawit
Peremajaan sawit.(net)

Seru Jambi, Muarabulian – Penyaluran bibit sawit subsidi kepada kelompok petani di Kabupaten Batanghari akan mengalami peningkatan di Tahun 2019. Bila dibandingkan pada Tahun 2018 lalu, penyaluran bibit sawit subsidi meningkat sebanyak 5.600 bibit.

BACA JUGA: Penduduk Miskin di Provinsi Jambi Capai 281.47 Ribu Orang

Seperti diketahui, pada Tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Batanghari melalui Dinas Perkebunan dan peternakan (Disbunnak) telah menyalurkan 24.000 bibit sawit subsidi. Dan tahun 2019 ini, bibit sawit yang akan disalurkan sebanyak 29.600 bibit.

“Iya, jumlah bibit sawit tahun ini yang akan disalurkan lebih banyak dari yang disalurkan tahun sebelumnya. Ada peningkatan sebanyak 5.600 bibit,” kata Kabid Perkebunan Disbunnak Batanghari, Jumri, di ruang kerjanya.

Diterangkanya, bibit sawit yang disalurkan tersebut mendapat subsidi Pemerintah sebesar Rp 17.250. “Dari harga pasaran berkisaran Rp 35-40 ribu perbatang, dengan adanya bantuan ini petani hanya membayar Rp.17,250 perbatang,” ungkapnya.

Disinggung terkait mengenai biaya tranportasi dan lainya, kata dia,tangungan tersebut dibebankan langsung kepada petani. Pihaknya tidak akan bertangungjawab, karena beban tersebut harus ditanggung petani yang menerima bibit sawit subsidi.

Adapun persyaratan yang harus diketahui petani, lanjut dirinya, yang mana untuk mendapatkan bibit sawit subsidi pemerintah tersebut. Satu diantaranya harus memiliki lahan yang luas.

“Bibit tersebut dapat disalurkan kekelompok tani maupun pribadi asalkan mereka harus terlebih dahulu mengajukan permohonan, dengan syarat KTP dan surat tanah dengan luas lahan lebih kurang 2H,” bebernya.

Lebih jauh dikatakanya, saat ini semua bibit sedang dalam perawatan dengan usia bibit empat bulan dan sudah menggunakan polibek sedang. Untuk jenis bibit tersebut merupakan bibit unggulan hasil penelitian PPKS medan.

BACA JUGA: Prabowo Ngobrol ke Bule Saat Jalan Bareng SBY, PSI: Dimana Tata Kramanya?

“Namun yang kerap menjadi permasalahan banyak pengajuan namun untuk pasokan bibit masih kurang, terpaksa ditetapkan seleksi kelengkapan pemohon. Sehingga petani yang memenuhi syarat saja yang kita berikan lebih dulu,” pungkasnya.(riz/yua)

Loading Facebook Comments ...
loading...