Batanghari Kekurangan Penyuluh Pertanian untuk Desa

0
Ilustrasi Penyuluh Pertanian. Foto: Istimewa

Seru Jambi, Muarabulian – Tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL) sangat berperan penting demi tercapainya swasembada pangan. Seperti di kabupaten Batanghari, tanpa kerja keras dari penyuluh dan petani, tidak akan swasembada.

Namun saat ini, penyuluh pertanian lapangan di Batanghari sudah jauh menyusut. Pasalnya, banyak penyuluh pertanian PNS yang pensiun dan ada yang meninggal, sehingga penyuluh untuk di pedesaan jauh berkurang.

Hal ini diakui oleh Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura kabupaten Batanghari, M Hatta Ak melalui Kabid Penyuluhan Pertanian, Alpian.

“Untuk saat ini tenaga PPL yang berstatus Pegawai Negri Sipil (PNS) yang tersebar di desa desa sebanyak 69 orang, sedangkan penyuluh honorer hanya 16 orang,” ungkap kabid penyuluhan Pertanian, Alpian.

Dijelaskan Alpian, dari 69 penyuluh PNS itu, 3 diantaranya sebagai kelompok fungsional yang ditugaskan tapi jabatannya tetap sebagai penyuluh. Bahkan dari 69 orang PPL yang berstatus PNS tersebut, pada tahun ini terdapat satu orang yang memasuki usia pensiun.

“Kalau mengacu aturan yanga ada, idealnya itu satu desa satu penyuluh, sementara kabupaten Batanghari ada terdapat 110 desa dan 14 kelurahan. Artinya jumlah penyuluh saat ini masih kurang,” jelasnya.

Untuk saat ini terdapat satu orang penyuluh yang bertugas di dua desa sesuai potensi luas wilayah dan kelompok taninya.(riz)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: