Bawaslu Jambi: Sasaran Tabloid Indonesia Barokah ke Masjid dan Ponpes

0
Fachrul Rozi
Anggota Bawaslu Provinsi Jambi, Fachrul Rozi (baju kotak-kotak saat memeriksa paket Tabloid Indonesia Barokah. Foto: Muslim/Serujambi.com

Seru Jambi, Jambi – Menindak lanjuti kasus penyebaran Tabloid Indonesia Barokah di Provinsi Jambi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi dan Bawaslu kota Jambi beserta pihak kepolisian menyambangi langsung kantor Pos pusat Jambi. Bawaslu mengamankan 2.231 amplop berisi Tabloid Indonesia Barokah.

BACA JUGA: Bawaslu Periksa Ribuan Paket Tabloid Indonesia Barokah di Kantor Pos Jambi

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kalau sasaran penyebaran Tabloid tersebut ke mesjid dan pondok pesantren. Namun tabloid-tabloid tersebut belum sempat terdistribusikan.

Anggota Bawaslu Provinsi Jambi, Fachrul Rozi, mengatakan, tujuan pengiriman ini ke berbagai daerah. Namun yang paling dominan tabloit tersebut menuju ke berbagai masjid dan pondok pesantren.

“Pada umumnya kita lihat tujuannya di masjid, pondok pesantren dan rata-rata kesitu. Asal pengirim belum tahu,” katanya.

Diterangkan, untuk di Pos pasar terdapat 2231 amplop yang diamankan disini. Lalu di bungo 265 amplop dan untuk Kerinci dan sungai penuh ada 5 amplop.

“Dan pagi tadi ada kiriman lagi dari bungo 17 karung dan hitungan aplopnya belum tahu,” ujarnya, Selasa (29/1/2019)

Dia menjelaskan bahwa Bawaslu saat ini sedang melakukan koordinasi dengan Bawaslu RI terkait pelanggaran tersebut.

“Kami ingin menyampaikan, bahwa Bawaslu RI bersama dengan Gakumdu pusat sedang lagi mempelajari kasus ini. Karena ini kasus Nasional jadi dalam proses pelanggaran,” tegasnya.

Setelah itu, Ia mengatakan saat ini pihaknya hanya melakukan pengawasan dan pendataan berapa jumlah agar tidak menyebar.

BACA JUGA: Berikut Tujuan Pengiriman Tabloid Indonesia Barokah di Provinsi Jambi

“Nah kami dari Bawaslu Provinsi dengan Bawaslu kabupaten kota hanya melakukan pegawasan dan memastikan berapa jumlahnya agar ini tidak menyebar, jadi kita berkoordinasi dengan pihak pos dan pihak kepolisian agar ini tidak tersebar,” harapnya.(lim/iis)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: