Bupati Evaluasi Dana yang Bergulir di Desa, P2DK Kasiro Ilir Bermasalah

0
cek endra
Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra didampingi Wabup Hillalatil Badri. Foto: Agus/Serujambi.com

Seru Jambi, Sarolangun – Bupati Kabupaten Sarolangun Drs H Cek Endra mengevaluasi dana yang bergulir di 149 desa se Kabupaten Sarolangun.

Rapat evaluasi digelar di ruang Pola Bupati Sarolangun, Senin (14/1/2018) diikuti para kepala desa (Kades) dan kepala OPD.

BACA JUGA: Sandiaga: Pengkritik Tidak akan Dikriminalisasi

Evaluasi difokuskan pada Dana yang bergulir di desa, yakni Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) yang bersumber dari Pemerintah Pusat dan dana Program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK) tahun 2018 yang merupakan program primadona Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam pengarahannya, Cek Endra membeberkan realisasi pencairan dan penggunaaan DD dan ADD, disebutkannya pencairan DD sukses 95 persen karena ada dua desa yang tidak mencairkan.

“Dana Desa Semua cair kecuali dua desa, yakni Desa Lubuk Sayak karena Kadesnya tersangkut masalah hukum dan Desa Lubuk Napal karena Kadesnya meninggal dunia,” sebut Cek Endra.

Dalam hasil evaluasinya, Cek Endra menyebut ada satu desa di Kecanatan Batang Asai yang tidak merealisasikan dana P2DK, yakni Desa Kasiro Ilir saat dipimpin Pjs Kades Salman Alfarisi, yang bisa mengarah ke ranah hukum,

“Perbuatan Pjs Kades Kasiro Ilir bisa dipidana, kita serahkan ke inspektorat dan pihak penegak hukum,” imbuh Cek Endra.

Bupati mengharapkan, dari pencairan dana-dana yang bergulir di desa dapat digunakan secara prioritas untuk peningkatan fasilitas fisik dan sarana perekonomian masyarakat yang benar-benar dubutuhkan masyarakat.

“Ke depan harus menyeleksi penggunaan dana yang benar- benar dibutuhkan mssyarakat dengan skala prioritas,” harapnya.

Penggunaan dimaksud bukan hanya untuk kebutuhan masyarakat, namun juga diharapkan nenjadi sumber pendapatan desa,

“Penggunaan dana juga harus fokus pada peningkatan ekonomi dan pendapatan desa,” terang Bupati.

Sebuah langkah peningkatan perekonimian desa, Bupati mendorong dan mendukung program wisata desa,

“Saya menukung program wisata di desa, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat srbagai satu cara peningkatan perekonomian desa, Saya minta P2DK berhasil untuk meningkatkan ekonomi di desa,” lanjut Bupati.

BACA JUGA: Prabowo Bilang Gaji Dokter Kecil, Ternyata Tak 100 Persen Salah

Bukan itu saja, Bupati berharap dana desa meningkat di tahun mendatang,

“Kita do’akan dana desa tahun ke depan meningkat dengan administrasi yang sempurna dan rapi dengan sistem yang baik”, tutup Bupati.(gus/yua)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: