Capai Miliaran Klaim RSUD yang Belum Dibayar BPJS

0
RSUD Raden Mattaher Jambi.
RSUD Raden Mattaher Jambi.

Seru Jambi, Jambi – Badan penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan Provinsi Jambi belum membayar klaim di RSUD Raden Mattaher Jambi dan RSUD Abdul Manap Kota Jambi.

BACA JUGA: Effendi Hatta dan 9 Tersangka Ketok Palu di Periksa KPK di Polda Jambi

Pihak RSUD Raden Mattaher Jambi menyebutkan klaim yang belum dibayarkan BPJS Kesehatan itu pada bulan Desember tahun 2018. Sedangkan klaim di RSUD Abdul Manap yang belum dibayarkan dari bulan November dan Desember tahun 2018.

“Data pastinya belum tahu, tapi kurang lebih mencapai Rp 9 Milyar. Kami sudah ajukan klaim tersebut pada pihak BPJS kesehatan,” kata Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, dr Iwan, kepada Serujambi.com, Senin (11/2/2019) malam.

Iwan mengatakan, keterlambatan pembayaran tersebut tidak akan berpengaruh kepada peserta BPJS,karena prinsipnya mereka tetap melayani masyarakat.

“Akan tetapi proses pembayaran obat dan operasional RSUD menjadi lumayan terganggu,” sebut Iwan.

Setelah itu, Ia mengatakan bahwa pihaknya berharap untuk pelayanan, pihak BPJS jangan membuat dan menerapkan kebijakan sebelum disosialisasikan. Kemudian BPJS juga tidak boleh membuat aturan mundur (kebijakan pelayanan yang ditanggung atau tidak ditanggung oleh BPJS), karena pelayanan kepada masyarakat tetap harus dilakukan dengan mutu yang terjaga.

“Jika kebijakan aturan mundur tersebut diberlakukan, maka akan mempengaruhi pembayaran. Pelayanan tetap kita lakukan, lalu ada aturan jenis dan kondisi tertentu tidak dibiayai oleh BPJS,” jelasnya.

“Jadi pada saat dilayani secara umum karena tidak masuk dalam tanggungan BPJS, masyarakat pasti komplain ke RSUD, sementara itu aturan dari BPJS,” bebernya.

Dikatakannya pula, bahwa untuk 2019 ini ada kebijakan atau aturan baru dari pihak BPJS kesehatan. Hal itu tidak ditanggung oleh BPJS, akan tetapi masyarakat tahunya komplain kepada pihak RSUD.

“Aturan tersebut seperti Pasien patah kaki akibat jatuh, Pasien tertusuk paku dan lainnya. Hal itu tidak tidanggung oleh BPJS untuk tahun 2019 ini, dan masyarakat kan gak tahu persoalan tersebut,” sebutnya mencontohkan.

Terpisah, Direktur RSUD Abdul Manap Kota Jambi, dr Rudi Pardede, menjelaskan bahwa klaim BPJS sampai dengan Bulan Oktober 2018 sudah dibayarkan oleh BPJS. Namun dirinya tidak merinci soal besarnya nilai yang belum dibayarkan tersebut.

BACA JUGA: Kunjungan Aspirasi Masyarakat, SAH Perkuat Silaturahmi dengan Konstituen

“Kalau untuk bulan November dan Desember masih dalam proses verifikasi oleh pihak BPJS, mungkin dalam waktu dekat akan dibayarkan oleh pihak BPJS,” katanya tidak merinci. (lim)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: