Cekcok, Oknum Pegawai Dishub Tikam Pemuda

0
korban penusukan
Pemuda pengangguran tewas ditusuk (istimewa)

Seru Jambi – Jupri (39) pemuda pengganguran asal Korong Balah Aia Nagari Anduring, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam tewas dengan tiga luka tusukan di bagian dada, Selasa (22/01/2019).

BACA JUGA: Siap-siap, Sandi Akan Kunjungi Pedagang Angso Duo Baru

Kejadian penusukan tersebut terjadi sekira pukul 16:50 WIB yang bertempat di Pos Ronda lubuak Pauh Korong Balah Air Nagari Anduriang Kecamatan 2X11 Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman.

Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho mengatakan dugaan sementara pelaku penusukkan dilakukan oleh Alex Novarino (39) yang berprofesi sebagai ASN Dinas Perhubungan Bisati Kecamatan VII Koto Sungai Sariak.

“Dimana akibat penusukan tersebut Korban dinyatakan meninggal Dunia pada pukul 17.39 WIB setelah sampai di Puskesmas Kayu Tanam,” sebut Rizki dilansir Minangkabaunews.com.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, kronologis kejadian itu berdasarkan informasi dilapangan berawal sekira pukul 16.30 WIB bertempat di Kedai Uwai Korong Pasa Usang Kecamatan 2X11 Kayu Tanam telah terjadi pertengkaran mulut antara korban (red) dengan Bripka Niko Novarino yang bertugas sebagai pengaman dan pengatur Lalulintas dalam pengerjaan jembatan Darurat Sungai Batang Kalu.

Pertengkaran tersebut lanjutnya, telah sempat dilerai oleh Koptu Algut yang merupakan Bhabinsa Nagari Kayu Tanam dan Bripka Afdal Jura anggota Satlantas Polres Padang Pariaman dan masyarakat di lokasi.

“kemudian korban (red) beranjak pergi dari tempat tersebut menuju Pos Ronda Lubuak Pauh di Korong Balah Air Nagari Anduriang,” ulasnya.

“Namun beberapa saat kemudian Alex Novarino bersama dengan Rino Putra Novarino (32) dengan mengendarai 2 unit sepeda motor mengikuti korban, sekira pukul 16.50 WIB,” ulasnya lagi.

Ketika korban duduk di Pos Ronda Lubuk Pauh dengan 4 orang warga tiba tiba datang Alex Novarino dan Rino Putra Novarino dan temannya dengan mengendarai 3 unit sepeda motor ke lokasi kejadian, lanjutnya.

Di TKP Rino Putra Novarino mengeluarkan celurit kecil dan menunjuk kearah korban dan mengatakan kepada korban “lai banyali Ang”. Dan pada saat itu Rino Putra Novarino sempat di lerai oleh Ardi Putra (38)/saksi.

“Namun tanpa sepengetahuan saksi dari arah belakang Alex Novarino menusuk dada Korban sebelah kiri dengan menggunakan sangkur sehingga korban terjatuh,” terang Rizki

Korban sempat mengatakan ampun Bang “sakit bang” dan di jawab oleh Alex “macam macam ang ka adiak den” (macam-macam kamu dengan adik saya) kemudian Alex menusuk korban lagi.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami 3 luka tusukan yaitu di bagian dada sebelah kiri, bagian punggung sebelah kiri dan tangan sebelah Kiri,” ungkap Rizki.

Kemudian korban di bawa ke puskesmas Kayu Tanam untuk dilakukan penanganan medis namun nyawa korban tidak bisa di tolong dan pihak Puskesmas menyatakan korban meninggal Dunia pada pukul 17:40 WIB.

BACA JUGA: Salah Satu Perampok Alfamart Muara Tembesi Ditangkap Polisi

Keterangan dari Kapolres antara Niko, Rino dan Alex merupakan tiga orang bersaudara kandung. “Namun apa motif penusukan dan terjadinya cekcok masih dalam penyelidikkan dan anggota kita an Niko dalam tahap interogasi oleh Provos,” tutupnya. (esa)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: