Diduga Perusahaan Reklame Kodok Ijo Kangkangi Aturan

0
reklame
Papan reklame tanpa izin, di Jalan Lintas Sumatera, Pasar Sarolangun, tepatnya di depan hotel Abadi Sarolangun. Foto: Agus/Serujambi.com

Seru Jambi, Sarolangun – Perusahaan reklame Kodok Ijo, dituding telah mengangkangi aturan di Kabupaten Sarolangun. Pasalnya, perusahaan tersebut mendirikan papan reklame tanpa izin, di Jalan lintas Sumatera Pasar Sarolangun, tepatnya di depan hotel Abadi Sarolangun.

BACA JUGA: Sebulan Terjadi 25 Kasus DBD, Terbanyak di Sungai Gelam

Padahal, menurut Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sarolangun nomor 12 tahun 2015, tentang Retribusi perizinan tertentu, sebelum mendirikan papan reklame, perusahaan reklame terlebih dahulu harus mengantongi izin yang dikeluarkan oleh BPMPTSP. Izin tersebut yaitu Izin mendirikan bangunan reklame (IMBR) dan Izin Reklame, dengan rekomendasi dinas teknis.

Kabid perizinan BPMP TSP Sarolangun, Fikri, saat dikonfirmasi Serujambi. com menyatakan jika benar papan reklame tersebut tak mengantongi izin. Pihaknya merasa sangat tidak dihargai pihak perusahaan, yang mendirikan papan reklame tersebut.

“Dengan kejadian ini, kami merasa dikangkangi, mereka belum mengurus izin, mereka tidak menghargai kami”, kata Fikri

Fikri mengungkapkan, pihak DPMPTSP belum tahu jenis iklan atau reklame yang akan dibangun.

“Kami Belum tahu apa perusahaannya, apa bentuk reklame dan ukurannya, karena mereka belum melapor dan mengurus izin di BPMP TSP Sarolangun,” tambah Fikri.

Menurut informasi yang dihimpun serujambi.com, perusahaan reklame yang dimaksud adalah perusahaan reklame Kodok Ijo. Perusahaan ini beralamat di Jalan Pattimura, Kota Jambi. Ini terungkap dari penuturan Yudi, pekerja pemasangan reklame di lokasi pemasangan.

“Kami tidak tahu tentang perizinan pak, kami hanya ditugaskan memasang reklame dari perusahaan Kodok Ijo”, tutur Yudi.

BACA JUGA: Anggaran Jadi Kendala Rencana Perekrutan PPPK

Menurut Yudi, bangunan itu nantinya bakal digunakan untuk pemasangan iklan. Iklan yang akan dipasang merupakan iklan dari Bawaslu.

“Ini nanti untuk iklan Bawaslu,” kata Yudi lagi. (gus)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: