Dikira Babi, Mayat Misterius Ditemukan Terbakar dengan Leher Terikat Kawat

0
mayat terbakar
Anggota Polres Ogan Ilir melakukan identifikasi terhadap temuan mayat yan terbakar di areal persawahan. (Foto Istimewa)

Seru Jambi – Petani di Dusun IV SP2, Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dikejutkan dengan penemuan mayat yang telah hangus terbakar di areal persawahan. Mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut diketahui pertama kali oleh Tugino (43) petani setempat bersama anaknya Agus Rianto (20).

BACA JUGA: Soal Kisruh PAW, Fitra Jaya: Saya Pun Tidak Ingin Duduk di DPRD

Saat itu, Tugino tengah melintas di pinggir jalan kebun sawit untuk mengembala kambing di sekitar lokasi. Tak lama, Tugiyo melihat sekilas ada benda yang terbakar di pinggir jalan. Awalnya ia menduga jika benda tersebut adalah babi. Mulanya, ia tidak menghiraukannya.

Namun, setelah lewat beberapa meter, Tugiyo pun masih penasaran dan kembali lagi untuk memastikannya, ternyata setelah diperhatikan bentuk yang terbakar tersebut seperti tubuh manusia. Tugino kemudian memanggil Agus dan langsung memfoto benda yang diduga mayat manusia tersebut.

Dilansir Suara.com–media partner Serujambi.com, Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Maliki Fahrin Ibrahim, menjelaskan setelah mendapati temuan itu, keduanya langsung melapor ke Kadus SP2, Desa Sungai Rambutan serta menunjukkan foto temuan mayat tersebut ke petugas keplisian.

Hasil identifikasi tim Polres Ogan Ilir, mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tengkurap di atas tempat tidur (spring bed). Selain itu, juga ditemukan anting berbentuk mirip diamond, jam tangan, HP, serta kawat yang masih terikat di leher korban.

“Korban sudah kita evakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Palembang. Untuk sementara masih dalam penyelidikan kita,” ujar Maliki, Senin (21/1/2019).

Pihaknya juga mengimbau kepada warga setempat untuk segera melapor ke pihak kepolisian jika ada warga mereka yang hilang.

BACA JUGA: Bawaslu Copot Stiker Caleg di Angkutan Umum

“Baik kadus maupun warga, mereka mengaku belum ada laporan (orang hilang) itu. Kita belum tahu motifnya apa, dan identitasnya masih kita lakukan penelusuran,” pungkasnya. (esa)

Loading Facebook Comments ...
loading...