Diperiksa 8,5 Jam, Kadis PMD Tebo Hanya Jawab 18 Pertanyaan

0
Kadis PMD Tebo Diperiksa Kejari Terkait LPJU. Foto: Riance/Serujambi.com
Kadis PMD Tebo Diperiksa Kejari Terkait LPJU. Foto: Riance/Serujambi.com

Seru Jambi, Tebo – Kepala Dinas Pemerintahan dan Masyarakat Desa (Kadis PMD) Kabupaten Tebo, Suyadi diperiksa secara maraton kurang lebih 8,5 jam oleh tim penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Pidsus Kejari) Tebo, Rabu (16/1/2019).

BACA JUGABPS: Rokok Penyebab Kemiskinan Tinggi di Pedesaan

Pantauan SeruJambi.com orang nomor satu di PMD Tebo ini diperiksa secara maraton oleh Pidsus Kejari Tebo dari Jam 10.00 WIB dan baru berakhir sekitar pukul 18.20 WIB.

Usai diperiksa oleh tim penyidik Kejari Tebo, kepada media inj Suyadi mengaku hanya menjawab kurang lebih 18 pertanyaan dari penyidik.

“Kalau tidak salah sekitar 18 pertanyaan tadi yang ditanyakan penyidik kepada saya, pokoknya di bawah 20 pertanyaan, jumlah tepatnya saya lupa,” terangnya.

Diterangkannya lagi bahwa dirinya dipanggil dan diperiksa sebagai saksi terkait kasus tindak pidana korupsi LPJU yang sedang ditangani oleh Kejari Tebo.

“Saya hanya memberikan keterangan sesuai tugas dan wewenang saya sebagai kepala PMD Tebo, dan ini sudah menjadi resiko dan tanggung jawab saya,” terangnya lagi.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebo Teguh Suhendro melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidus) Tebo Efan Apturedi membenarkan pemeriksaan dan pemanggilan terhadap Suyadi Kadis PMD Tebo terkait LPJU yang sedang ditangani Kejari Tebo.

“Seperti yang anda saksikan tadi kita memanggil dan memeriksa kadis PMD Tebo secara maraton hari ini, dan untuk status yang bersangkutan sampai sekarang ini masih diperiksa sebagai saksi,” terang Efan.

Seperti yang diberitakan Sebelumnya Kejari Tebo sudah memeriksa ratusan saksi baik itu para Kades, Bendahara desa, Camat dan saksi lainnya terkait kasus LPJU ini.

Saat ini, pihak Kejari Tebo masih menunggu penghitungan hasil kerugian negara. Setelah itu, pihaknya akan langsung menetapkan tersangka yang terlibat dalam kasus mark up pengadaan LPJU tersebut.

BACA JUGAKadis PMD Tebo Diperiksa Kejari Terkait LPJU

Diketahui, pada Mei 2018 Kejari Tebo telah menerbitkan surat perintah untuk dimulainya penyelidikan terhadap kasus itu. Selanjutnya, pada Juli 2018 Kejari Tebo meningkatkan status kasus itu ke tahap penyidikan. (ian/yua)

Loading Facebook Comments ...
loading...