Dishut Provinsi Jambi Nyatakan Pangkalan Ranjau Masuk Batanghari

0
Box culvert
Box culvert yang dibangun di wilayah Kabupaten Batanghari.

Seru Jambi, Sengeti – Setelah melakukan pengukuran dan pengecekan ke Dusun Pangkalan Ranjau, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi akhirnya mengeluarkan hasil pemeriksaan. Hasilnya, proyek rabat beton dan box culver dinas PUPR Muaro Jambi tak masuk kawasan hutan.

BACA JUGA: Kadis PUPR Yakin Proyek di Pangkalan Ranjau Masuk Muarojambi

Melalui rilis yang diterima Serujambi.com, pihak dishut menjelaskan, bahwa tim Dishut telah melakukan pengecekan bangunan fisik proyek yang dibiayai ABPD Muarojambi tahun angaran 2018 itu. Tim Dishut yang terdiri dari tiga orang dan ditemani satu orang saksi telah melakukan pengecekan pada 7 Februari 2019.

Hasil pengecekan dan pemeriksaan itu kemudian dituangkan dalam berita acara pemeriksaan tertanggal 8 Februari 2019. Adapun hasil pemeriksaan menjelaskan bahwa titik kordinat dua bangunan berupa rabat beton dan box culvert berada di luar kawasan hutan. Lokasi bangunan berada cukup jauh dari kawasan hutan yang ditetapkan melalui SK 727 dan SK 863.

Jarak terdekat bangunan jalan rabat beton dengan kawasan hutan sekitar 3,8 kilo meter sedangkan bangunan box culvert berjarak 3,1 kilo meter.

peta
Peta hasil pengecekan Dishut. (ist)

Meski tidak masuk dalam kawasan hutan, dua bangunan milik Pemkab Muarojambi itu bermasalah secara administrasi. Hasil temuan Dinas Kehutanan Jambi menjelaskan bahwa dua bangunan itu berada di luar wilayah Muaro Jambi atau masuk dalam wilayah Kabupaten Batanghari.

Hasil pengecekan Dinas Kehutanan tertanggal 7 Februari 2019 yang diterima Serujambi.com menjelaskan bahwa pada bangunan berupa box culvert masuk ke Kabupaten Batanghari dengan jarak 861 meter dari batas kabupaten. Demikian juga dengan bangunan rabat beton, bangunan ini masuk ke Kabupaten Batanghari dengan jarak 200 meter dari batas kabupaten.

BACA JUGA: Dinas PUPR Muarojambi Diduga Bangun Infrastruktur dalam Kawasan Hutan Kabupaten Batanghari

Menanggapi permasalahan ini, Sekda Muarojambi, M Fadhil Arief mengarahkan agar menanyakan langsung kepada Kabag Pertanahan dan Tapal Batas Setda Muaro Jambi.

“Langsung ke kabagnya saja ya, biar beliau yang menjelaskan,” kata Sekda M Fadhi Arief, kepada wartawan Rabu (13/2/2019). (don/iis)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: