DPP Gerindra: Pergantian DPC Berdasarkan Penilaian yang Semata untuk Konsolidasi Pemenangan

0

Seru Jambi, Jambi – Penghubung Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Provinsi Jambi Muhammad Habibi memberi klarifikasi perihal pergantian Ketua DPC Batanghari dan Tebo. Menurut salah satu komandan pelatihan sekolah kader Hambalang ini pergantian struktur organisasi DPC berdasarkan penilaian dari DPP dan DPD semata-mata untuk konsolidasi Pemenangan Pilpres dan pileg.

“Bagi yang tahu sistem di Gerindra pasti tahu tidak ada masalah apa-apa di pergantian ini kecuali konsolidasi untuk pemenangan pileg dan pilpres,” ujarnya.

Karena menurutnya DPP mempunyai indikator penilaian yang dijadikan acuan dalam mengganti struktur partai, seperti koordinasi pengurus secara vertikal pada DPD dan DPP, intensitas komunikasi serta penugasan-penugasan yang harus dilaksanakan seperti saksi dan lainnya.

Dari ke semua indikator tersebut kita tidak mencari siapa yang salah tapi secara organisasi harus ada penyegaran agar ada semangat baru dalam menghadapi tugas – tugas partai. Sehingga dirinya selaku perpanjangan tangan DPP tidak menerima sinyalemen yang coba dikembangkan berbagai pihak pergantian ini karena masalah dukung mendukung calon DPR RI.

“Karena setahu saya masalah calon DPR sudah final, bahwa Bapak Prabowo Subianto mengharapkan semua kader berjuang untuk Ketua DPD yakni Bapak Sutan Adil Hendra, buktinya beliau masih diminta untuk nomor satu dalam DCT, artinya semua kekuatan partai harus bahu membahu untuk mengamankan perintah ketua umum,” tegasnya.

Terkait klaim adanya mantan kader yang pernah dilatih di Hambalang yang menyoroti pergantian ketua DPC, Habibi mengaku cukup terkejut, karena menurutnya profil anak-anak Hambalang tidak seperti itu, kita dilatih disana untuk menjadi pejuang partai, bukan untuk bermain politik praktis, dimanfaatkan statusnya sebagai alumni Hambalang untuk beropini, apalagi yang bersangkutan sudah mengundurkan diri di saat partai lagi menghadapi pertempuran.

”Saya pikir yang bersangkutan perlu merenungkan kembali apa tujuannya, apakah betul ia seorang kader yang baik,” ungkapnya.

“Sehingga dalam hal pemilu ini Gerindra tidak akan mentolerir segala upaya yang memecah belah soliditas partai, karena bagi kami pemenangan Prabowo sebagai Presiden dan SAH selaku Ketua DPD itu bagian dari strategi partai, bukan keinginan pribadi Pak SAH, buktinya beliau masih dipercaya oleh ketua umum,” tandasnya. (*/esa)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: