Geger! Mustafa DitemukanTewas Membusuk di Dalam Rumah

0
Ilustrasi
Ilustrasi. (ist)

SERUJAMBI.COM – Warga RT 02 RW 06 Kelurahan Nipah Panjang II, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) digegerkan  dengan penemuan sesosok mayat laki-laki  yang membusuk di dalam rumah, pada Minggu (6/1/2019).

BACA JUGAKasi Pol PP Bungo Digrebek Sedang Selingkuh, Ini Kata Bupati

Dilansir dari laman Jambidaily.com (media partner Serujambi.com), Menurut Ketua RT 02, Suhaimi, bermula sekitar pukul 10.00 WIB, warga sekitar tiba tiba mencium aroma bauk tak sedap. Setelah dicari, ternyata bau busuk itu bersumber dari dalam rumah Mustapa yang berukuran 3 x 4.

“Akhirnya warga beramai-ramai melihat rumah tersebut. Ternyata ada mayat laki-laki yang sudah membusuk dikerumuni lalat dan ulat. Dan ternyata mayat tersebut juga adalah pak Mustapa (55) yang kerjaannya sehari-hari berkebun. ” kata Ketua RT saat dikonfirmasi dilapangan.

Hal yang sama dikatakan Sisam yang juga sebagai ipar dari si korban. Mayat tersebut sebenarnya sudah lama menderita penyakit kencing manis, sesak nafas dan asam urat (komplikasi).

“Sejak dia (korban, red) pisah sama istrinya, almarhum sudh lama tinggal sendirian dirumah tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut salah satu warga yang berseberangan rumah dengan korban mengatakan, terakhir dirinya melihat almarhum pada hari Kamis ( 3/1/2019) pagi.

“Saat itu almarhum beli nasi gemuk. Sejak saat itu tidak pernah kelihatan lagi. Tahunya tadi siang warga pada sibuk bauk busuk, ternyata beliau yang meninggal didalam rumah,” terangnya.

Terkait hal ini, Kapolsek Nipah Panjang, IPTU Viktor H Tamba ketika dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat tersebut. Korban atas nama Mustafa Bin Yasin (55), islam, melayu/Indonesia, pekerjaan petani, alamat Jalan Pujakesuma RT 02 RW 06 Kelurahan Nipah Panjang II, Kecamatan Nipah Panjang.

BACA JUGA : Ini Dia Pengusaha Tajir yang Booking Artis Vanessa Angel

Ditambahkan Kapolsek, diperkirakan korban meninggal dunia 4 hari sebelum ditemukan. Didalam rumah, korban tinggal seorang diri karena telah bercerai dengan istrinya.

“Kita tidak menemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban,” tukasnya. (fok)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: