Ini Solusi Wako, Soal Kenaikan Tarif ‘Minimum Charga’ PDAM

0
Walikota Jambi, Syarif Fasha. Foto: Muslim/Serujambi.com
Walikota Jambi, Syarif Fasha. Foto: Muslim/Serujambi.com

Seru Jambi, Jambi – Kenaikan tarif air (minimum Charge) yang diberlakukan PDAM Tirta Mayang beberapa waktu lalu, banyak menuai protes di kalangan masyarakat, salah satunya masalah pelanggan yang rumahnya tidak dihuni, tetapi tetap dikenakan pembiayaan. Mendapati hal itu, Walikota Jambi, Syarif Fasha angkat bicara.

BACA JUGAGudang Penampungan Minyak Ilegal Masih Terus Beroperasi

Menurut.Wako, kenaikan pemakaian minimum itu masih dalam masa percobaan selama tiga bulan, mulai dari Desember 2018.

“Jadi kita tunggu saja awal Maret, kalau memang ada 14.500 sambungan yang selama ini hanya membayar abandomen, kita lihat perbulan ini ada kenaikan tidak, kalau memang 14.500 ini tidak ada kenaikan signifikan dan lain sebagainya, maka kita akan beri solusi lagi pada masyarakat,” katanya, di kantor Walikota Jambi Senin (11/2/2019).

Dijelaskannya, bagi rumah warga yang tidak dihuni atau kosong, Ia meminta agar warga bersangkutan mengajukan pencabutan selama tiga bulan tanpa pembayaran dan menghilangkan hak pelanggan.

“Ini gratis, tidak bayar selama 3 bulan, haknya masih ada, KWH-nya pun masih ada. Nah, setelah 3 bulan nanti, jika dia mengajukan pemasangan kembali,hal itu masih bersipat gratis, begitu sebaliknya,” terangnya.

Setelah 3 bulan, masyarakat juga bisa mengajukan kembali perpanjangan masa ke 2 (6 bulan) pencabutan, atau memasang kembali masih secara gratis tanpa menghilangkan hak pelanggan.

“Tetapi kalau sudah masuk bulan ketiga (bulan ke 7),mereka harus menentukan sikap (memasang kembali atau tidak), karena aliran tersebut mau dipindahkan kepada masyarakat yang memang betul-betul membutuhkan yang saat ini masuk daftar whaiting list, itu masalahnya,” rincinya.

BACA JUGA : Truk Batu Bara Berulah, Dishub Segera Ambil Langkah

“Cuma ini tujuannya untuk mendidik, saya pinta pada PDAM untuk mensosialisasikan mengenai masalah permohonan pencabutan tersebut apalah nama bahasanya, pokoknya mengajukan saja begitu,” tambahnya. (lim/yua)

Loading Facebook Comments ...
loading...