Kadis PUPR Muarojambi Ditantang Buktikan Titik Koordinat

0
jalan rigit beton
Rabat beton yang dibangun di wilayah Kabupaten Batanghari. Foto: Doni/Serujambi.com

Seru Jambi, Sengeti – Pernyataan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muaro Jambi, Yultasmi, yang menyebutkan kalau pembangunan infrastruktur yang berada di Dusun Pangkalan Ranjau, ujung unit XXII itu adalah masuk Kabupaten Muaro Jambi, menuai protes.

BACA JUGAKadis PUPR Yakin Proyek di Pangkalan Ranjau Masuk Muarojambi

Desnad, tokoh masyarakat Sungai Bahar menantang Kadis PUPR Muaro Jambi untuk menunjukkan peta dan titik koordinat pembangunan infrastruktur tersebut.

“Kalau menurut dia (Kadis PUPR, red) pembangunan itu memang masuk Kabupaten Muaro Jambi, saya minta dia untuk menunjukkan peta dan titik koordinat bangunan tersebut,” tegas Desnad.

Ditambahkan Desnad, ia bisa memastikan kalau pembangunan itu masuk dalam kawasan hutan dan masuk di wilayah Kabupaten Batanghari.

“Kalau memang Kadis PUPR Muaro Jambi menyebutkan kalau bangunan itu masuk Kabupaten Muaro Jambi, ayo kita tunjukkan peta dan titik koordinat bangunan itu,” bebernya.

Dijelaskan Desnad, daerah Sungai Bahar itu daerah transmigrasi, maka desa-desa di Sungai Bahar ini adalah desa transmigrasi yang komoditi utamanya ialah perkebunan sawit.

BACA JUGAAPK Caleg Masih Banyak Bertebaran

“Tidak ada di sungai Bahar ini hutan. Hutan yang berbatasan dengan Sungai Bahar ini adalah wilayah Kabupaten Batanghari atau Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan,” tandasnya. (don/iis)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: