Kadis PUPR Yakin Proyek di Pangkalan Ranjau Masuk Muarojambi

0
Yultasmi
Kadis PUPR Muarojambi, Yultasmi. Foto: Doni/Serujambi.com

Seru Jambi, Sengeti – Terkait dua proyek infrastruktur di dalam kawasan hutan Kabupaten Batanghari, di ujung unit XXII, Dusun Pangkalan Ranjau yang menggunakan APBD Muarojambi tahun 2018. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Yultasmi meyakini Dusun Pangkalan Ranjau tersebut masuk wilayah Kabupaten Muarojambi.

BACA JUGABeragam Tokoh Padati Tempoa, Saksikan Mengaji Puisi Hendry Nursal

Menurut Yultasmi, Bupati Muaro Jambi pertama kali waktu pemekaran, Dusun Pangkalan Ranjau itu memang masuk wilayah Kabupaten Muarojambi. Selain itu, ia juga mempunyai arsip bukti dokumen tersebut.

“Saya ada arsip bukti dokumen bahwa daerah itu masuk Kabupaten Muarojambi,” kata Yultasmi, usai acara senam pagi di Mapolres Muarojambi.

Ditambahkan Yultasmi, dari mana daerah tersebut masuk dalam Kabupaten Muarojambi, secara administratif pada saat itu, ada berkas bebas yang mengatakan tanah di sekitaran itu adalah ada warga, ada pemilikan, ada pelepasan dan ada KK serta ada pemerintahan desanya yang menyatakan dusun tersebut masuk Kabupaten Muarojambi.

“Itu dibuktikan dari berita acara rapat tingkat RT sampai Musreng Kabupaten,” papar Yultasmi.

Selain itu, untuk pembangunan dua infrastruktur yang diduga masuk dalam kawasan hutan, Yultasmi menegaskan bahwa daerah itu tidak masuk dalam kawasan hutan.

“Itu sudah saya verifikasikan ke Tata Ruang serta Bappeda, dan saya yakinkan, saya situasikan itu tidak masuk dalam kawasan hutan. Jika memang masuk dalam kawasan hutan, saat ini pasti saya sudah kena pelanggaran undang-undang,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dusun Pangkalan Ranjau, Sukri membeberkan dusun yang ia tempati saat ini, belum mempunyai status yang jelas.

“Batas wilayahnya belum jelas, masih garis merah. Kata pak kades daerah ini belum resmi,” bebernya, sewaktu SeruJambi.com di lokasi proyek beberapa waktu lalu.

BACA JUGA : APK Caleg Masih Banyak Bertebaran

Untuk diketahui, dari penelusuran media ini di lapangan dan berada di lokasi pembangunan itu menggunakan GPS. Bahwasanya lokasi dua pembangunan itu terletak di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari. (don/yua)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: