Karena Film Porno, Pemerkosaan di Muarojambi Meningkat 

0
Ilustrasi perkosaan
Ilustrasi perkosaan

SERUJAMBI.COM, Sengeti – Kapolres Muarojambi, AKBP Mardiono mengungkapkan, maraknya kasus pemerkosaan serta pencabulan di Kabupaten Muarojambi tahun 2018 lalu, rata-rata disebabkan pelaku sering menonton film porno di handphone.

BACA JUGA: Hendak Dikonfirmasi, Dua Direktur Rumah Sakit Menghilang

“Dari hasil pemeriksaan rata-rata para pelaku ini tertarik untuk tergugah niat pemerkosaan dan pencabulan itu dilatar belakangi seringnya para pelaku itu mengaksez dan menonton film porno di dalam handponenya,” terangnya.

Ditambahkan Mardiono, kasus-kaasus tersebut, dari tahun 2017 dibandingkan tahun 2018 mengalami kenaikan sebanyak empat kasus.

“Pada tahun 2017 ada 12 kasus, sedangkan pada tahun 2018 sebanyak 16 kasus. Memang kita lihat beberapa bulan terakhir ini marak kasus pencabulan dan pemerkosaan ini,” ujarnya.

Ditambahkan Mardiono, untuk wilayah yang marak terjadi kasus pemerkosaan dan pencabulan tersebut adalah Kecamatan Sungai Bahar.

Sementara itu, untuk tindakan pencegahan atau menekan terus berkembangnya kasus tersebut di masa mendatang, khususnya di tahun 2019 ini, pihaknya akan melakukan sosialisasi di semua lini masyarakat, baik itu tingkat desa maupun tingkat kecamatan sampai ke tingkat kabupaten.

“Kita perdayakan Babinkantibmas kita yang ada di seluruh des untuk melakukan sosialisasi dalam pencegahan kasus pemerkosaan dan pencabulan itu,” jelasnya.

BACA JUGA: Taman Perkantoran Bupati Muarojambi Terkesan Asal Jadi

Lebih lanjut, menurut Mardiono, perkembangan teknologi saat ini, banyak yang tidak disikapi dengan hal yang positif, namun malah dimanfaatkan untuk tindakan dan perbuatan yang negatif. (don/yua)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: