Keluar kota, Wako Mangkir di Persidangan Kenaikan Tarif PDAM

0
Wakil walikota jambi, dr Maulana. Foto: Muslim/Serujambi.com
Wakil walikota jambi, dr Maulana. Foto: Muslim/Serujambi.com

Seru Jambi, Jambi – Terkait ketidak hadiran Walikota Jambi dan Direktur PDAM Tirta Mayang Jambi pada sidang perdana tentang kenaikan tarif air 100 persen yang dituntut oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Jambi beberapa waktu lalu. Wakil Walikota Jambi, Maulana angkat bicara.

BACA JUGA : Sebelum Meninggal, Riyan Sempat Mencalonkan Jadi Ketua OSIS

“Tanyakan pada pak Wali saja, semua ada proses hukumnya, kita menghormati proses hukumnya,” kata Maulana, ketika ditanya awak media wawancara, Senin (21/1/2019).

Setelah itu, Dia berpandangan ketidak hadiran Walikota Jambi dan Dirut PDAM di sidang perdana pada Kamis (17/1/2019) di Pengadilan Negeri Jambi dikarenakan adanya tugas ke luar Kota.

“Bulan Maret akan kita evaluasi berbasis unit produksi, kenaikan tersebut dalam rangka mendidik masyarakat, kalau sudah pasang PDAM maka gunakanlah, jangan sampai sumur sudah kering baru pakai PDAM, sementara biaya unit cas produksi dibuat sesuai jumlah masyarakat pelanggan,” jelas Maulana.

Kemudian, Maulana meminta agar masyarakat untuk mamakai PDAM bagi yang sudah memasangnya, jangan sampai hanya dijadikan sebagai cadangan.

“Kalau memang tidak mau pakai (air PDAM), dialihkan pada masyarakat lain,” tuturnya.

“Kita sudah terbuka pada semua pihak dan masyarakat, kalau ada keluhan sampaikan, kita duduk bersama,” tegasnya.

BACA JUGASimpan Daging Babi, IRT Digeruduk Satpol PP dan Camat

Untuk diketahui, Pengadilan Negeri Jambi telah menetapkan jadwal sidang lanjutan antara YLKI VS Walikota Jambi dan Dirut PDAM yakni pada 29 Januari 2019. (cr07/yua)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: